IndependenNews.com | Aceh – Aceh kembali berduka setelah kabar meninggalnya ulama kharismatik, Tu Sop, pada Sabtu pagi, pukul 09.45 WIB, di sebuah rumah sakit di Jakarta. Jenazah beliau dalam sebuah video diantarkan menggunakan ambulans jenazah Arjuna Sakti dengan nomor polisi B 2444 IKF.
Sehari sebelum berpulang, Tu Sop, yang juga merupakan bakal calon Wakil Gubernur Aceh berpasangan dengan Bustami Hamzah, menjalani pemeriksaan kesehatan di Jakarta. Namun, kondisi kesehatannya kian menurun hingga akhirnya beliau menghembuskan napas terakhir.
Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Kausar M. Yus, salah satu kerabat dekat almarhum. “Iya, Ayah Sop sudah berpulang ke rahmatullah,” ujarnya. Informasi tersebut juga telah dikonfirmasi oleh beberapa pihak lainnya.
Tu Sop, yang dikenal sebagai pemimpin Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunib, telah mengalami gangguan asam lambung selama tiga bulan terakhir. Selama hidupnya, beliau menjadi teladan bagi masyarakat Aceh, terutama mereka yang mendalami ilmu agama. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi rakyat Aceh yang merasa kehilangan sosok panutan dan pembimbing yang bijak.
Doa dan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan. “Beliau adalah guru dan teladan bagi kami. Ajaran-ajaran beliau akan selalu kami kenang,” ucap salah seorang muridnya dengan penuh haru.
Kepergian Tu Sop merupakan kehilangan besar bagi Aceh. Seluruh masyarakat turut berbelasungkawa atas wafatnya beliau, seraya berharap agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.(man)