Batam, Independen News.com-PT Bright PLN Batam mengiginkan kenaikan tarif listrik sebesar 15 persen bulan ini untuk menutupi biaya produksi yang sangat tinggi. Pemadaman listrik yang sedang berlangsung secara bergilir di wilayah Batam merupakan solusi untuk mengurangi beban biaya produksi PT. PL Batam
Hal tersebut disampaikan PLH Corprate Secretary PT. PLN Batam, Budi Antono dalam siaran persnya, Rabu (13/9/17)
“Pemadaman listrik PLN Batam merupakan langkah yang spesifik yang harus kami lakukan, karena keterbatasan biaya operasional memaksa kami untuk melakukan pemadaman bergilir, tindakan pemadaman itu, kata Antono sudah sangat kami pertimbangkan secara matang karena PT.PLN tidak memiliki pilahan lain.”Ujarnya
Dia juga mengaku bahwa pihaknya terus mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat selaku konsumen PLN Batam.
“Disatu sisi pelayanan kepada masyarakat harus kita utamakan, tetapi operasional perusahaan juga harus tetap berjalan. Saat ini biaya produksi listrik PLN Batam sebesar Rp 1.448/KWH sementara harga jual listrik ke konsumen rumah tangga rata rata sebesar Rp 1.350/KWH,”Terangnya
Pemadaman saat ini, kata antono akibat keterbatasan biaya operasional atau biaya produksi PT PLN Batam, menejemen memutuskan untuk melakukan pemadaman listrik secara bergilir disetiap daerah di wilayah batam merupakan langkah yang harus ditempuh dengan melakukan Pemadaman listrik secara bergilir selama 2-3 jam disetiap daerah wilayah batam. Karena jika tidak dilakukan listrik di batam bisa terancam mati total
“Devisit biaya pokok dan biaya yang dikeluarkan membuat operasional perusahaan tidak berjalan dengan normal.”katanya
(Go1*)