Pembangunan Jembatan Telan DD Rp214 Juta, Warga Horison Ranggitgit Bilang Tak Bermanfaat

Bangunan jembatan di Desa Ranggitgit kabupaten Tapanuli Utara

IndependenNews.com | Taput – Sejumlah Warga mempertanyakan manfaat atau peruntukan dari pembangunan jembatan Pispisri di Dusun Sampinur, Desa Horison Rangitgit, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

Salah seorang diantara warga, D.Manalu warga Desa Horison Ranggitgit, mengatakan jalan yang akan dihubungkan jembatan yang saat ini dalam tahap pembangunan tidak memiliki jalan yang akan dihubungkan jembatan.

Menurut D. Manalu, seyogyanya jika ada pembangunan jembatan tentu ada jalan yang akan dihubungkan jembatan tersebut. Karena itu, D Manalu menyebutkan bahwa jembatan tersebut tidak bermanfaat, karena jalan yang akan dihubungkan jembatan tidak ada atau terputus sampai dibibir jembatan.

“Jembatan tersebut tidak memiliki nilai ekonomis atau tidak bermanfaat bagi kami warga desa, sebab akses jalan ke pertanian warga masih ada jalan alternatif,”ujar D Manalu kepada Media ini Rabu, (31/7/24)

D. Manulu juga menyanyangkan sikap Kepala Desa Horison Ranggitgit yang dalam pekerjaan jembatan itu, tidak melibatkan warga Desa sementara anggaran pembangunan Jembatan menggunakan Dana Desa Tahun 2023 desa Horison Ranggitgit sebesar Rp 214 juta.

“Proses pembangunan jembatan dilakukan oleh Kepala Desa dan melibatkan warga yang bukan warga Desa Horison Ranggitgit,”cetus D Manalu

Sementara Kepala Desa Horison Ranggitgit Saor Pardomuan Manalu, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA menjawab, bahwa pekerjaan itu dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan masyarakat.

Dia juga menegaskan, tidak mungkin dibuat suatu kegiatan tanpa adanya kesepakatan masyarakat dan kegiatan itu merupakan usulan masyarakat untuk diperuntukkan jalan ke pertanian warga.

“Itu sudah kesepakatan dan usulan dari masyarakat dan sudah melalui rapat, bahkan masyarakat punya pernyataan,” jawab Saor Manalu
(Maju Simanungkalit)

You might also like