IndependenNews.com, Surabaya | Memasuki bulan Desember, musim hujan melanda kota Surabaya, sehingga memunculkan berbagai kekhawatiran ditengah masyarakat kota Surabaya.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir, yang menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit kulit. Hal itu tentunya menimbulkan kekhawatiran ditengah masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra untuk berkolaborasi dengan divisi Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) untuk mengadakan program penyuluhan lingkungan hidup.dan pembuatan takakura.
Program penyuluhan ini nantinya terdiri atas rangkaian penyampaian materi oleh Kelompok 4 Mahasiswa FIKOM UC Divisi SRK, penyuluhan mengenai lingkungan hidup dan takakura, serta adanya praktek langsung pembuatan takakura untuk warga Kampung Tales, Surabaya.
Christian selaku koordinator Solidaritas Relawan Kemanusiaan (SRK) mengatakan, kesehatan masyarakat terancam akibat bencana banjir yang rawan terjadi di tengah musim hujan ini.
“Untuk itu diperlukan pengecekan penyebaran penyakit atau gangguan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah kampung Tales sebagai daerah rawan banjir.”ujar Critian
Menurutnya, dengan adanya penyuluhan lingkungan hidup serta praktek langsung pembuatan takakura ini merupakan ide dari mahasiswa FIKOM 2021 Universitas Ciputra Surabaya dengan tujuan sebagai pemenuhan kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus salah satu mata kuliahnya, yakni Corporate Communication and Public Relation
Tidak hanya itu, tambah Cristian, kegiatan ini juga membawa dampak bagi mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya dengan menambah pengalaman para mahasiswa/mahasiswi untuk terjun langsung ke lokasi serta berinteraksi menemui masyarakat.(red**)