6 Mahasiswa Perwakilan GMNI dan GMKI Cabang Batam Suarakan 5 Tuntutan Ke DPRD Batam

IndependenNews.com, Batam | Enam orang mahasiswa perwakilan dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Batam dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (12/09/2022).

Selang beberapa menit, Anggota DPRD Batam, Dominggus menjumpai massa aksi dan mahasiswa meminta agar disediakan ruang untuk mereka dalam menyampaikan aspirasinya. Penyampaian aspirasi kemudian dilanjutkan di ruang serbaguna DPRD Batam.

Adapun tuntutan mahasiswa sebanyak 5 (lima) point yakni:

  1. Menuntut Pemerintah RI berdaulat dalam mengambil sikap untuk membeli BBM dari negara produsen minyak termurah demi meringankan beban APBN
  2. Mendesak Presiden RI untuk tidak menaikkan harga BBM karena sangat menindas rakyat
  3. Mendesak Presiden RI untuk memberantas pemburu rente BBM bersubsidi
  4. Mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi BPH Migas karena tidak mampu menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM yang membuat pemerintah ingin menaikkan harga BBM
  5. Mendesak KPK untuk memeriksa BPH Migas terkait adanya dugaan penyelewengan distribusi BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran

Draft tuntutan yang disampaikan oleh Ketua GMNI cabang Batam, Dhiki dan Ketua GMKI cabang Batam, Binsar tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Batam, Dominggus.

Dominggus mengatakan bahwa dirinya akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pimpinan DPRD Batam, Nuryanto untuk kemudian dapat diteruskan ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan pemerintah pusat.

“Tuntutan ini akan kami bawa dan sampaikan ke pimpinan dan akan diteruskan ke pemko, mudah mudahan aspirasi kita akan direspon pemerintah,” tuturnya. (SOP).

You might also like