IndependenNews.com, Jakarta | Manajemen Alfamart memberikan tanggapan atas viralnya pemberitaan salah seorang karyawannya yang diancam oleh konsumen serta kuasa hukumnya dengan Undang-Undang Intenet dan Transaksi Elektronik (ITE).
Dalam tanggapan yang dituliskan lewat akun resmi Twitter milik Alfamart pada Senin, (15/08/2022), pihak manejemen Alfamart sangat menyanyangkan tindakan konsumen yang membawa pengacara sehingga membuat karyawannya tertekan.
Manajemen Alfamart menyebutkan bahwa pihkanya akan mengambil langkah hukum selanjutnya setelah melakukan investigasi internal lebih lanjut.
Diketahui, kejadian yang menjadi viral tersebut terjadi pada 13 Agustus 2022 di area Cisauk, Tangerang Selatan.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang ibu-ibu kedapatan mencuri coklat di minimarket Alfamart yang berada di daerah Cisauk, Tengerang Selatan.
Kejadian itu pun sempat di rekam oleh salah seorang pegawai Alfamart dan menjadi viral di berbagai platform media sosial,salah satunya Twitter.
Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, memperlihatkan seorang ibu-ibu bermobil Mercy kedapatan membawa coklat yang diduga diambil tanpa dibayar. Merasa malu karena dipergok, ibu-ibu tersebut pun baru mau membayar ke kasir alfamart tersebut.
Namun karena video tersebut menjadi viral, ibu-ibu yang ketahuan mengutil tersebut malah berbalik menekan dengan menyewa pengacara untuk meminta agar karyawan Alfamart yang mengambil video tersebut minta maaf. Jika tidak, ibu-ibu tersebut berencana akan melaporkan pegawai Alfamart itu dengan ancaman UU ITE.
Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik yang dibagikan oleh warganet @zoelf***, karyawan tersebut memilih untuk menyampaikan klarifikasi dan minta maaf atas viralnya video tersebut di media sosial. Diketahui nama karyawan itu Amelia, diapit oleh ibu-ibu yang sebelumnya kedapatan mengutil dan kuasa hukumnya.
“Assalamualaikum wr wb, saya karyawan alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial, karena sudah ada kesalahpahaman antara kita berdua dan telah merugikan ibu Mariana. Dan saya memohon maaf kepada ibu M* atas video yang tersebar kemarin, dan alhamdulilah hari ini sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ucap A saat diminta membacakan klarifikasi dan permohonan maafnya.
Menanggapi video yang viral tersebut, Pihak manajemen Alfamart pun sudah membuat pernyataan yang membenarkan kejadian tersebut melalui akun resmi mereka di Instagram dan Twitter pada Senin, (15/08/2022).
Mereka menyayangkan sikap ibu tersebut yang membuat pegawai tertekan dan akan melakukan tindakan lebih lanjut setelah melakukan investigasi internal. (SOP).