IndependenNews.com, Anambas | Upaya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagkop) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memperjuangkan penambahan kwota BBM telah disetujui paskah pertemuan dengan Sales Area Pertamina Kepri di Batam pada 21 April 2022 lalu.
Hasil pertemuan itu, Pertamina Kepri telah menerima dan menyetujui penambahan kuota BBM di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Alhamdulillah, penambahan BBM jenis solar telah diakomodir. Hal itu menjadi kabar baik bagi masyarakat, dengan adanya penambahan BBM ini maka kita harapkan tidak akan terjadi lagi kelangkaan sperti akhir-akhir ini,” ujar Jasril Jamal Wakil Ketua Komisi II DPRD Anambas
Pun demikian, penambahan BBM ini hanya untuk satu bulan kedepan, selanjutnya akan ada usulan penambahan kouta BBM jenis solar Subsidi agar bisa berkelanjutan.
“Usulan penambahan Kwota BBM pertama ini hanya untuk sementara karena dalam kondisi darurat. Maka untuk langkah selanjutnya kita sudah buat janji dengan Sales Area Pertamina Kepri di Batam untuk pergi bersama ke pusat, mengusulkan penambahan kouta BBM di Anambas,” ungkapnya
Senada dengan Jasril Jamal, Kepala Disperindagkop Anambas, Masykur menyampaikan usulan penambahan BBM jenis solar ke Sales Area Pertamina Kepri di Batam merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam mengatasi kelangkaan BBM.
“Alhamdulillah, usulkan penambahan BBM jenis Solar Bersubsidi sebanyak 190 Ton kepada Pertamina Kepri di Batam disetujui,”ujar Masykur kepada Media, Kamis (28/04/2022).
Lanjut Masykur, penambahan sebanyak 190 Ton minyak Solar ini akan dibagi kepada SPBU yang ada di Anambas, yakni SPBU Jemaja 30 Ton, SPBU Air Sena 120 Ton, dan SPBU Putra Bersaudara 40 Ton.
“Saat ini Proses pembagian BBM sedang berlangsung, pada Rabu 27 April Kapal SPBU Air Sena sudah berangkat ke Ranai untuk mengambil BBM jenis Solar dan pertalite 140 Ton. Maka dengan adanya penambahan BBM ini stok BBM di Anambas selama Idul Fitri dalam kondisi aman.”Tutupnya (Rs)