Dodi Robert Simangunsong SH Soroti Ketidakmerataan Pemulihan Listrik di Medan

Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong, SH (Dok. Togar/IN)

Independennews.com | Medan – Anggota DPRD Kota Medan Komisi III, Dodi Robert Simangunsong SH, menyoroti proses pemulihan aliran listrik yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah Kota Medan setelah pemadaman listrik massal terjadi di berbagai daerah di Sumatera.

Menurut Dodi Robert Simangunsong, saat pemadaman berlangsung, hampir seluruh wilayah Kota Medan mengalami gangguan listrik secara bersamaan. Namun, proses penyalaan kembali dinilai belum berjalan merata.

“Pada waktu mati lampu, hampir seluruh wilayah Kota Medan terdampak secara bersamaan. Karena itu, masyarakat juga berharap proses hidupnya kembali listrik dapat dilakukan secara merata,” kata Dodi Robert Simangunsong, Sabtu (23/5/2026).

Lebih lanjut, Dodi menilai perlu adanya keserentakan dalam proses pemulihan aliran listrik.

Menurutnya, kondisi saat pemadaman berbeda dengan proses normalisasi yang berlangsung bertahap.

“Perlunya keserentakan dalam hidupnya lampu. Padahal, pada waktu mati lampu ini serentak Kota Medan mati lampunya,” ujarnya.

Selain itu, Dodi mengaku menerima informasi adanya perbedaan waktu penyalaan listrik di sejumlah wilayah.

“Tadi pagi saya dengar informasi pukul 7 Wib pagi sudah hidup di daerah Jalan Pelangi, tapi di Jalan Pulau Harapan tidak hidup lampu,” katanya.

Menurut Dodi, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Sebab, ada wilayah yang listriknya telah kembali normal, sementara wilayah lain masih menunggu proses pemulihan.

Di sisi lain, Dodi menilai ketidaksamaan waktu pemulihan juga berdampak pada aktivitas warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Warga terdampak, begitu juga pelaku UMKM. Ketika listrik belum menyala secara merata, aktivitas masyarakat dan usaha kecil juga ikut terganggu,” ujarnya.

Karena itu, Dodi meminta proses normalisasi dilakukan secara maksimal. Ia juga meminta keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait proses pemulihan.

Sementara itu, Humas PLN UID Sumatera Utara, Diki Nasution, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap.

Diki mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.

“Pemulihan dilakukan secara bertahap karena kalau serentak takutnya blackout,” kata Diki.

Sebelumnya, pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Medan dan daerah sekitarnya.

Diketahui, pemadaman terjadi pada Jumat (22/5/2026) pukul 18.45 Wib hingga Sabtu (23/5/2026). (tbs)

You might also like