Independennews.com | MAMUJU — Upaya menjaga keandalan pasokan listrik di Provinsi Sulawesi Barat terus mendapat perhatian serius. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Edyansyah, melakukan audiensi strategis dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Senin (8/12/2025).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, di Ruang Tamu Sendana Lantai II Mapolda Sulbar. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan stabilitas, keamanan, dan keberlanjutan layanan kelistrikan di provinsi ke-33 Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Edyansyah menekankan bahwa sinergi antara PLN dan Kepolisian merupakan faktor krusial dalam menjaga kelangsungan pelayanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.
Edyansyah memaparkan sejumlah agenda strategis PLN, mulai dari kesiapan menghadapi lonjakan kebutuhan listrik, rencana pemeliharaan jaringan distribusi, hingga langkah-langkah mitigasi terhadap potensi gangguan kelistrikan, baik yang bersifat teknis maupun nonteknis. Ia juga secara khusus meminta dukungan Polda Sulbar dalam pengamanan aset-aset vital kelistrikan.
“Kami menegaskan bahwa penguatan kolaborasi bersama Polda Sulbar harus semakin solid dalam membangun sinergi energi dan keamanan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Edyansyah.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara PLN dan Polri diharapkan menjadi instrumen strategis dalam menghadirkan pelayanan listrik yang lebih stabil dan responsif, sekaligus memiliki daya dukung tinggi terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat.
Sementara itu, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif PLN UID Sulselrabar yang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kepolisian. Ia menilai ketersediaan listrik yang andal merupakan kebutuhan fundamental dalam menunjang aktivitas sosial, ekonomi, serta pelayanan publik.
“Karena itu, sinergi antara PLN dan Polri menjadi sangat krusial agar setiap potensi gangguan, baik teknis maupun nonteknis, dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Kapolda.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulbar, antara lain Karo Log Polda Sulbar, Dirreskrimum Polda Sulbar, dan Kayanma Polda Sulbar. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan keseriusan Polda Sulbar dalam membangun koordinasi lintas sektor demi menjamin keamanan, kenyamanan, serta keberlanjutan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Sulawesi Barat.(mf)