Independennews.com | Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Komisi Informasi (KI) Pusat dan KI Sumatera Barat sukses menyelenggarakan Bedah Buku berjudul “Memahami Sengketa Informasi” karya Komisioner KI Pusat, Syawaluddin, M.H. Kegiatan berlangsung di Gedung Perpustakaan dan Pusat Informasi UNP pada Sabtu (18/10/2025), dan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Dies Natalis ke-71 UNP.
Acara dibuka oleh Rektor UNP yang diwakili Sekretaris Universitas, Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan bedah buku di perpustakaan memiliki makna simbolis sekaligus strategis.
“Perpustakaan adalah ikon literasi. Kami ingin ruang baca ini hidup sebagai pusat diskusi ilmiah yang menumbuhkan budaya terbuka dan kritis. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UNP dalam mendukung keterbukaan informasi publik,” ujar Erianjoni.
Senior Eksekutif UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., turut memberikan sambutan dan menegaskan bahwa transparansi adalah prinsip moral sekaligus kewajiban institusi publik.
“Transparansi bukan sekadar regulasi, tetapi tanggung jawab moral dan sosial yang harus dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, sang penulis, Syawaluddin, M.H., menekankan pentingnya pemahaman sengketa informasi bagi masyarakat luas.
“Buku ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan hukum, tetapi juga untuk masyarakat dan mahasiswa agar memahami bagaimana sengketa informasi terjadi dan bagaimana mekanisme penyelesaiannya. Banyak sengketa sebenarnya dapat dihindari jika badan publik sejak awal terbuka dan responsif,” jelasnya.
Buku Memahami Sengketa Informasi dibedah oleh dua narasumber, yakni Afriva Khaidir, Ph.D. dari Fakultas Ilmu Sosial UNP dan Riswandi, S.Pd. dari KI Sumbar. Keduanya menyoroti perspektif hukum, pentingnya edukasi publik, serta peran lembaga pendidikan dalam membangun budaya transparansi.
Kegiatan ini dihadiri oleh sivitas akademika UNP, mahasiswa, jurnalis, serta pegiat keterbukaan informasi. Di hari yang sama, pada Sabtu malam, UNP juga menggelar Pemilihan Duta Informasi UNP 2025 sebagai bentuk konsistensi UNP dalam memperkuat budaya transparansi dan literasi informasi publik.
(Dioni)