Tebar Pesona Cerint: Dari Senayan ke Solok, dari Rakyat ke Kamera

Independennews.com | Solok — Kedatangan anggota DPD RI, Cerint, ke Kabupaten Solok pada Jumat (3/10) dikemas sebagai agenda “serap aspirasi”. Namun, di lapangan suasana lebih menyerupai panggung pencitraan. Dengan senyum lebar dan sapaan ramah, Cerint tampak sibuk menebar pesona. Kamera berjejer, publik bersorak, dan momen paling ditunggu pun hadir ketika ia berpose bersama seorang anak influencer lokal.

Potret kebersamaan itu segera viral di media sosial. Narasi yang mengiringinya: “Dekat dengan generasi muda, akrab dengan anak digital.” Namun di balik sorotan kamera, aspirasi rakyat justru nyaris tak terdengar.

“Kami sudah lama berharap soal pupuk murah, tapi tak pernah ada kabar tindak lanjut. Yang ada malah sibuk foto-foto,” keluh Yanto, seorang petani di Lembah Gumanti, dengan nada getir.

Sejak berdiri pada 2004, peran DPD RI dalam mempengaruhi kebijakan nasional masih kerap dipertanyakan. Alih-alih memperjuangkan isu struktural seperti harga pangan, perbaikan jalan yang rusak parah, atau beban pendidikan yang mencekik, kehadiran Cerint di Solok lebih menonjolkan kedekatannya dengan dunia maya—membangun citra lewat sorotan kamera dan jejaring influencer.

“Kalau datang hanya untuk diliput kamera, rakyat jadi penonton saja. Aspirasi itu bukan tontonan,” ujar Rini, seorang guru honorer di Kubung.

Cerint memang piawai memoles diri di hadapan publik. Namun tanpa terobosan konkret, kunjungan ke Solok ini berisiko hanya dicatat sebagai peristiwa kecil: seorang wakil daerah yang lebih sibuk mencari sorotan kamera ketimbang menyalakan suara rakyat.

(Dioni)

You might also like