Usai Penggeledahan, KPK Boyong Berkas Termasuk Ruangan Kasipidsus Kejaksaan Pemekasan

0
482

PAMEKASAN,Independennews.com- usai melakukan penggeledahan di pendopo dan kantor inspektorat Pemekasan , KPK memboyong sejumlah berkas yang di duga berkaitan dengan TSK OTT kasus suap dugaan penggelapan dana Desa (DD) dan alokasi dana Desa (ADD) tahun anggaran  2015-2016 di Kabupaten Pamekasan, Sore tadi Jum’at (4/8/17)

Penggeledahan yang dilakukan oleh 32 anggota KPK berlangsung selama kurang lebih dua jam berhasil membawa sejumlah berkas dari lokasi 4 titik yang di geledah yang sebelumnya telah  polis line. Kantor yang digeledah itu yakni ruang Kerja Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pamekasan, Ruang kantor Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Ruang kantor Kepala Dinas Inspektorat Pamekasan.

“Kami hanya memeriksa isi ruangan tempat-tempat yang di segel saja, dalam pemeriksaan ini kami berjumlah 32 orang anggota yang terbagi menjadi 9 Mobil,” kata salah satu Anggota KPK yang tidak mau disebut namanya saat dimintai keterangan oleh awak media.

Dalam pemeriksaan ruangan kantor tersangka OTT oleh KPK, dilakukan secara tertutup. Dan semua awak media yang hadir dilarang meliput kegiatan pemeriksaan di dalam ruangan tersebut. Pasalnya hal itu sudah menjadi peraturan KPK dalam melakukan kegiatan penyelidikan kasus karena dianggap akan mengganggu aktivitas pemeriksaan.

lebih lanjut, pemeriksaan ruangan kantor TSK OTT di pamekasan itu, dengan adanya kasus suap dugaan penggelapan Dana Desa tepatnya Desa Dasok Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan. Dan ke 32 anggota KPK tersebut berlangsung sejak pukul 14.00 Wib di 4 titik lokasi. Kendati demikian, ke 32 anggota KPK saat ini melakukan pemeriksaan bersama yang berpusat di kantor Kepala Dinas Inspektorat Pamekasan yang berada di Pemda timur jalan Jokotole.

Kemudian tim KPK tampak terlihat sudah keluar dari ruang kerja Kepala Inspektorat pamekasan, dengan Membawa beberapa Koper dan Kardus, lalu dinaikan ke dalam Mobil, dan ke sembilan Mobil tersebut beranjak pergi dengan dikawal ketat oleh petugas kepolisian setempat.

(Anton.s/Siti Amina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here