Tinjau Jalan Putus di Tukka, Gubernur Sumut dan Bupati Tapteng Pastikan Penanganan Pasca Bencana Dipercepat

Gubsu Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah meninjau langsung lokasi jalan putus akibat banjir bandang dan tanah longsor di Tukka, Tapanuli Tengah, Jumat (26/12/2025) (Dok. Kominfo Tapteng)

Independennews.com | Tapanuli Tengah – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, turun langsung meninjau dampak banjir bandang dan tanah longsor di Tukka, Tapanuli Tengah, Jumat (26/12/2025).

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascabencana, terutama pemulihan akses jalan dan perhatian terhadap warga terdampak.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah jalan penghubung antara Kelurahan Hutanabolon dan Desa Sigiring-giring.

Jalan tersebut terputus akibat terjangan banjir bandang dan longsor, sehingga menghambat aktivitas warga serta distribusi logistik.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak.

Menurutnya, akses jalan menjadi kebutuhan utama masyarakat pascabencana.

“Jalan ini sangat penting bagi mobilitas warga. Penanganan harus cepat agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujar Bobby Nasution di sela peninjauan.

Sebelum meninjau jalan putus, Gubernur Sumut dan Bupati Tapteng lebih dahulu mengunjungi Posko Pengungsian di Kelurahan Hutanabolon.

Di lokasi tersebut, keduanya menyapa warga pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar korban bencana terpenuhi dengan baik.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi warga terdampak, mulai dari penyediaan logistik, layanan kesehatan, hingga pendampingan psikososial, khususnya bagi anak-anak.

“Kami tidak ingin warga merasa sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah hadir dan terus bekerja untuk mereka,” tegas Masinton.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumut juga menyerahkan bingkisan Natal kepada anak-anak pengungsi sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.

Kehadiran pimpinan daerah dinilai memberi semangat baru bagi warga yang telah berminggu-minggu tinggal di pengungsian.

Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Tapteng memastikan penanganan bencana dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan fokus utama pada keselamatan warga, pemulihan infrastruktur, serta pemulihan kehidupan sosial masyarakat terdampak. (**)

You might also like