Tak Sesuai Bestek, Pembangunan Jalan Rabat Beton, Lurah Sei Renggas Anggap Kerjaannya Lebih Baik Dari PUPR

IndependenNews.com, Asahan | Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 90 meter dan lebar 2,5 meter di jalan jerapah lingkungan 2 Kelurahan sei Renggas, kecamatan Kota Kisaran Barat dinilai kurang memuaskan.

Warga setempat mengaku berterima kasih kepada pemerintah telah sudi memperhatikan dan membangun jalan tersebut. Namun pembangunan itu dinilai kurang memuaskan, karena baru satu bulan selesai dikerjakan kondisinya sudah mengalami kerusakan dan retak – retak di beberapa titik.

“Istilahnya kalau saya sebagai masyarakat sih bersyukur jalan ini sudah diperbaiki. Tetapi kalau ditanya bagaimana hasilnya, saya bilang kurang memuaskan. Lihat saja baru sebulan sudah pecah dan retak – retak,” ujar SM minta identitasnya dirahasiakan sembari menunjuk ke bagian pinggir rabat beton yang mengalami kerusakan.

Ketika ditanya siapa yang mengerjakan pembangunan rabat beton jalan Jerapah itu, SM mengaku pekerjanya bukan warga setempat karena dirinya sama sekali tidak mengenali warga yang melaksanakan pekerjaan itu.

Secara terpisah Lurah Sei Renggas Didi Prasetyo S.STP dikonfirmasi di kantornya Selasa (10/08/2022) membenarkan bahwa kegiatan pembangunan jalan dengan rabat beton telah selesai dikerjakan sejak bulan Juli 2022 lalu.

Didi didampingi Amat selaku Kepala Lingkungan 2 dan warga setempat bernama Alex menjelaskan volume panjang 90 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi atau ketebalan 0,15 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp 48.439.000.

Menurut Lurah Sei Renggas itu pekerjaan pembangunan fisik yang dilaksanakan sudah sangat baik bila dibandingkan dengan pekerjaan rabat beton yang dilaksanakan dinas PUPR di jalan baru lingkungan I Kelurahan tersebut.

“Kalau lihat pekerjaan rabat beton di jalan baru Lingkungan I dikerjakan Dinas PUPR. Pagu anggaran mereka jauh lebih tinggi dari kita, tapi volume yang dihasilkan tetap sama dengan kita punya,”kata Didi membandingkan.

Lurah Sei Renggas itu juga menyatakan pembangunan rabat beton tersebut bukan orang dari luar Kelurahan melainkan warga lingkungan setempat yang dikordinir oleh Pokmas dan diawasi Kepala lingkungan setempat. Adapun pekerja yang berasal dari warga setempat disebutkan bernama Samsidar, Ismail, Balon, Abas, dan Arief.

Lurah termuda di Kecamatan Kota Kisaran Barat itu menjelaskan dana kelurahan yang dikelolanya tahun 2022 ini sebesar 190 jutaan. Sedangkan pekerjaan yang dilaksanakan sebanyak 2 titik yaitu rabat beton sepanjang 90 meter di jalan Jerapah lingkungan 2 sebesar 48.439.000 dan kegiatan pembangunan drainase di jalan Kalajengking Lingkungan VI sepanjang 180 meter sebesar 127.161.000.

Selain itu Didi Prasetyo juga menyebutkan Kelurahan Sei Renggas pada tahun ini ada mendapat dana pemeliharaan kantor sebesar 20 juta dari Kecamatan dipergunakan untuk membangun pagar dan gudang berukuran 1,5 meter x 4 meter.

Peryataan Lurah muda ini sangat mengejutkan publik. Jika jalan yang baru dibangun sudah mengalami keretakan dikatakan lebih baik dari hasil pembangunan dinas PUPR. (SS)

You might also like