Independennews.com | Tapanuli Utara — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab, Pemkab Taput telah menyalurkan bantuan pendidikan tahun 2025 kepada 774 mahasiswa berprestasi dari 20 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, pada Rabu (5/6/2025).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Taput dan sejumlah perusahaan yang menyalurkan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Total bantuan yang disalurkan tahun ini mencapai Rp582.257.117, yang dibagi dalam dua kategori penerima:
Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setdakab Taput, Manto Lumbantobing, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara non-tunai melalui rekening masing-masing mahasiswa penerima.
“Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan akademik mahasiswa, seperti pembelian buku, alat kuliah, maupun biaya penunjang lainnya,” ujarnya.
Dukungan Dunia Usaha: Kolaborasi untuk Masa Depan Taput
Adapun perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam penyaluran CSR pendidikan ini meliputi:
Partisipasi aktif dari sektor swasta tersebut mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun sumber daya manusia unggul di daerah.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung keberlanjutan program ini. Ia berharap bantuan tersebut mampu menjadi dorongan moral dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan tidak melupakan asal-usulnya.
“Ini harus kita syukuri. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang membanggakan untuk kita semua. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin, teruslah belajar, dan jangan lupa dengan jerih payah orang tua serta tanah kelahiran, Bona Pasogit,” pesan Bupati JTP.
Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama untuk membawa Tapanuli Utara menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pemerintah daerah, kata JTP, akan terus mendorong program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan tinggi.
Salah satu penerima bantuan, Ruth Elika Ambarita, mahasiswi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Pemkab Taput.
Melalui pesan yang disampaikan via media sosial, Ruth menuturkan bahwa bantuan tersebut telah digunakan untuk membeli stetoskop dan sphygmomanometer guna mendukung perkuliahannya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati JTP dan seluruh sponsor atas bantuan pendidikan ini. Semoga semakin banyak mahasiswa yang bisa merasakan manfaatnya. Tuhan memberkati,” tulisnya.
Program bantuan pendidikan ini menjadi bukti nyata perhatian Pemkab Taput terhadap masa depan generasi muda. Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap anak muda Tapanuli Utara memiliki kesempatan yang sama untuk menuntut ilmu dan menggapai cita-cita.
Langkah ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga menanamkan pesan penting tentang kepedulian sosial dan kebanggaan terhadap daerah asal — semangat yang menjadi fondasi dalam membangun Taput yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing global.
(Maju Simanungkalit)


Penyerahan bantuan oleh Bupati Taput JTP kepada warga Taput