IndependenNews.com, Taput | Demi berlangsungnya proses Belajar mengajar (PBM) di SD 173382 Hutatinggi yang berada di Desa Sisordak, Kec. Parmonangan, Kab. Tapanuli Utara (Taput), dua ruangan kelas terpaksa di sekat dengan tirai kain. Kondisi tersebut dikarenakan kedua ruangan tersebut tidak bisa lagi digunakan karena sudah rusak parah akibat gempa yang melanda Taput awal bulan Oktober tahun 2022 lalu.
H. Hutabarat Kepala Sekolah Senin (13/3/2023) menyebutkan, dari enam ruangan kelas ada dua ruangan kelas yang rusak parah. Termasuk juga bangunan kantor guru dan Perpustakaan juga ikut rusak. Kondisi ini telah diketahui oleh Dinas Pendidikan Taput, serta sudah ada proposal agar ruangan kelas bisa diperbaiki.
Karena itu ibu kepala sekolah ini berharap, agar kiranya pembangunan ataupun perbaikan bangunan sekolah bisa direalisasikan tahun ini. Terutama dua ruangan kelas, supaya murid bisa lebih konsentrasi saat pembelajaran.
“Kalau bisa biarlah hanya dua ruangan kelas ini diperbaiki,supaya murid murid bisa lebih konsentrasi ketika belajar. Sebab selama ini dua ruangan kelas harus disekat dengan tirai kain,agar proses belajar mengajar tetap berjalan”tutur H.Hutabarat.
Disisi lain, Sekretaris Dinas Pendidikan Kab.Taput Martua Marbun menanggapi kondisi sekolah tersebut melalui Aplikasi WA menyampaikan,bahwa data awal sekolah yang terdampak gempa telah terdata dan sudah ada pengusulan ke Kemendikbud dan Kementerian PUPR untuk direhap.
“Sudah kita sampaikan semua Data awal Sekolah yang terdampak Gempa dan kita usulkan untuk direhab ke Kemdikbud dan Kementerian PUPR, kita masih menunggu kapan realisasinya”terang Martua Marbun
(Maju Simanungkalit)