RDP Komisi III DPRD Kepri, PT Pelindo Beberkan Rencana Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan Sri Bintan Pura

Independennews.com | Tanjungpinang – Komisi III DPRD Provinsi Kepri menggelar Rapat dengar Pendapat (RDP) bersama PT Pelindo di Gedung DPRD Provinsi Kepri, pada Rabu (22/1/2025). Rapat tersebut membahas tentang wacana kenaikan tarif Pass Masuk Pelabuhan antar pulau maupun internasional.

Pada kesempatan itu, General maneger (GM) PT Pelindo menyampaikan adanya rencana kenaikan Pass masuk Pelabuhan antar pulau, tarif sebelumnya Rp 10.000 menjadi 15.000. Sedangkan untuk pas masuk pemberangkatan Pelabuhan internasional untuk WNA dari Rp 60.000-100.000 sedangkan WNI dari 40.000-75.000.

Menanggapi penyampaian GM PT Pelindo, Anggota DPRD Provinsi Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Dewi Kumala Sari meminta agar PT Pelindo dapat mengkaji ulang ataupun mengevaluasi kembali wacana kenaikan Pas masuk Pelabuhan tersebut.

“Saya minta agar PT Pelindo mengkaji kembali rencana kenaikan tarif pass pelabuhan tersebut,” ucapnya semberi memberikan dewan lainnya untuk menyampaikan pandangan terkait wacana kenaikan Pass Pelabuhan ini.

“kawan-kawan anggota DPRD dan rekan rekan dari instansi yang mengikuti rapat pada saat ini tidak menolak kenaikan tarif pass pelabuhan itu, namun meminta ditunda sementara hingga sampai tanggal 1 Pebruari 2025 atau setelah kita duduk bersama membahas tentang masalah ini,”tutup Dewi Kumala Sari

Sementara itu, Rudi Cua meminta GM PT Pelindo untuk buka-bukaan terkait pendapatan pass pelabuhan selama ini yang dikutip oleh PT Pelindo, Ia merasa keberatan atas wacana kenaikan tarif pass pelabuhan yang disampaikan GM PT Pelindo.

“Ada apa sebenarnya PT Pelindo ini, tau-taunya sudah memasang pemberitahuan untuk kenaikan Pass Pelabuhan, Kami di DPRD Provinsi saja sampai terkejut mendengarkan wacana kenaikan tarif Pass Pelabuhan tersebut pada 1 Pebruari 2025 nanti, belum ada rapat pembahasannya bersama dengan Pemerintah setempat terkhususnya DPRD Provinsi ujuk-ujuk sudah mau dinaikkan,” ujar Rudi Cua

Kata Rudi Cua, DPRD Provinsi adalah mewakili kepentingan Rakyat, ” kami sebagai wakil rakyat tidak ingin kepentingan rakyat itu diabaikan bagitu saja , PT Pelindo juga harus sadar karena sebagai cabang dari  Pusat untuk Provinsi Kepri ini, setidaknya harus juga paham dengan segala aturan yang di tentukan setiap Daerah,”tegas Rudi Cua.

Rudi Cua dengan tegas mengatakan bahwa dirinya menolak wacana kenaikan tarif pass pelabuhan sri bintan pura, “Saya menolak tegas untuk kenaikan Pass Pelabuhan ini serta meminta PT Pelindo mengevaluasi kembali dan segera tentukan waktu kapan kita bisa bersama dengan Tokoh Masyarakat, LAM Kepri dan beberapa instansi terkait agar bisa meninjau apa saja kekurangan yang dibutuhkan oleh PT Pelindo demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi Masyarakat,”ujar Rudi Cua.

Menurut Rudi Cua, pihaknya perlu melakukan peninjauan bersama dilapangan, kemudian akan ada kesimpulan yang bagus, maka akan kembali dirapatkan di Komisi III DPRD Provinsi bersama, Tokoh Masyarakat, Lembaga Adat Melayu (LAM), Dinas Perhubungan, Pemerintah Setempat.

‘Setelah hasilnya sudah kita dapatkan bersama, maka kami sebagai Anggota DPRD Provinsi dan juga di bantu LAM bisa menyampaikan seperti apa kepada Masyarakat agar dapat diterima dengan baik untuk masalah kenaikan Pass Pelabuhan yang juga tidak terlalu drastis jugalah naiknya karena memikirkan kondisi keadaan Masyarakat yang masih belum sepenuhnya stabil dalam memenuhi kebutuhan mereka seharinya,”tutup Rudi Cua.

Sementara itu, senada dengan Rudi Cua, Boby Jayanto menyampaikan bahwa dia merasa keberatan dengan wacana kenaikan Pass Pelabuhan itu. ” Saya keberatan dengan wacana dari PT Pelindo untuk menaikan biaya masuk Pelabuhan,”ucap Boby Jayanto

Menurutnya, kenaikan tarif pass pelabuhan itu sangat membebani bagi Masyarakat, apalagi dengan keadaan kondisi ekonomi yang belum setabil pada saat ini, kenaikan tarif tersebut, kata Boby, akan menimbulkan gejolak yang tidak bagus ditengah Masyarakat. ” kitapun tidak ingin terjadi hal yang dapat merugikan kita semua terutama PT Pelindo apabila turunnya massa di jalan menolak untuk kenaikan Pas Pelabuhan tersebut, Maka saya berharap PT Pelindo segera melakukan evaluasi kembali dan ada baiknya juga apa yang di sampaikan oleh saudara kita di Komisi III DPRD Provinsi Kepri,”tutup Boby Jayanto ( jaka Syafriadi

You might also like