Rapat Paripurna Hut Ke 61 Kabupaten Kerinci Diwarnai Aksi Demo Mahasiswa

0
271

INDEPENDENNEWS.COM, KERINCI — Rapat Paripurna HUT Kabupaten Kerinci ke 61 diwarnai dengan Aksi demo sejumlah mahasiswa Islam Cabang Kabupaten Kerinci, pada Senin (11/11/2019). Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor DPRD Kabupaten kerinci saat Rapat Paripurna berlasung.

Dalam orasinya para mahasiswa mendesak DPRD Kabupaten Kerinci untuk sesegera mungkin menindak lanjuti laporan terkait tambang yang beroperasi tanpa mengantongi Izin, karena kegiatan tersebut meresahkan masyarakat.

Menurut orasi yang disampaikan melalui pengeras suara, bahwa sampai saat ini tercatat sudah ada 25 Galian C, yang menyebabkan bekas galian C tersebut menciptakan kubangan air. Untuk itu, Desak Para Mahasiswa, agar seluruh Galian C ditutup kembali.

“Kami minta DPRD Kabupaten Kerinci agar melakukan penutupan seluruh kegiatan galian C, bahkan izin amdal yang telah dikeluarkan untuk dua Lokasi G C agar dikaji ulang. Kami menilai bahwa selama ini tidak ada keterbukaan, oleh karena itu kami minta Pemerintahan Kabupaten Kerinci untuk dapat menindak lanjuti hasil rapat koordinasi bersama stakeholder beberapa bulan yang lalu.” Seru para Mahasiswa.

Aksi Demo para Mahasiswa ini diterima Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci YULDI HERMAN.SE.M.Si didampingi beberapa anggota Dewan lainya. Dalam kesempatan itu ada dialog antara para mahasiswa dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Yuldi mengajak para mahasiswa untuk bersama sama menyampaikan persoalan tersebut ke Pemerintah Provinsi Jambi.

“Mari kita bersama sama menyuarakan ke Pemda Provinsi Jambi, disamping itu kita juga akan mencari solusi dengan Pemerintah daerah terkait izin yang dikeluarkan, dan tentunya jika izin amdal di keluarkan pasti sudah melalui analisis dampaknya.” ajaknya kepada para mahasiswa

Dia juga mengatakan perlunya pengkajian seperti apa dampak yang akan ditimbulkan kegiatan Galian C tersebut.

“Saya katakan sekali lagi, kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Dan kita juga sepakat dengan hasil kesepakatan rapat tiga bulan yang lalu tetang penutupan galian C yang tidak punya izin.” katanya

Seperti diketahui bahwa akibat banyaknya galian C menyebabkan sungai Batang Merao tercemar. Tentu untuk menyelesaikan persoalan ini tidak terlepas dari kerjasama baik pemerintah Kabupaten Kerinci.

APENDI YAHYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here