Produk Domestik Regional Bruto dan Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2019

0
334

ANAMBAS — Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (PDRB ADHK) Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2019 sebesar 12,047 Triliun rupiah, nilai ini turun sebesar 0,13 persen jika dibandingkan tahun 2018 sebesar 12,063 Triliun rupiah.

Apabila mengeluarkan sektor migas, perekonomian Kepulauan Anambas masih mengalami pertumbuhan yang positif. PDRB ADHK Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar 2,076 Triliun rupiah pada tahun 2019, meningkat 4,99 persen dari tahun 2018 yang sebesar 1,977 Triliun rupiah.

Pertumbuhan sebesar 4,99 persen, 2,58 persennya berasal dari sektor Konstruksi selanjutnya diikuti oleh sektor Pedagangan Besar dan Eceran Serta Reparasi Mobil Dan Motor sebesar 0,54 persen serta Administrasi Pemerintahan, Pertanahann Dan Asuransi Wajib sebesar 0,31 persen, sisanya diberasal dari sektor-sektor lainnya.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi Kepulauan Anambas tanpa migas selama lima tahun terakhir adalah sebesar 5,05 persen per tahun. Pada tahun 2019 perekonomian Kepulauan Anambas (PDRB non migas) tumbuh sebesar 4,99 persen, meningkat dari tahun 2018 yang tumbuh sebesar 3,28 persen.

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2019 sebesar 17,433 Triliun rupiah, nilai ini meningkat jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar 16,849 Triliun rupiah.

Apabila mengeluarkan sektor migas, PDRB ADHK Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar 2,979 Triliun rupiah pada tahun 2019 meningkat dari tahun 2018 yang sebesar 2,787 Triliun rupiah.
Struktur Ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2019 masih didominasi oleh Pertambangan dan Penggalian dengan kontribusi sebesar 82,99 persen; Konstruksi sebesar 5,51 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 5,04 persen; dan Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 2,46 persen dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 1,94 persen.

Apabila sektor migas dikeluarkan, maka sektor Konstruksi menyumbang 32,26 persen dilanjutkan dengan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 29,50 persen dan Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 14,38 persen serta Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 11,35 persen.

Sumber : BPS KKA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here