Perpres No. 10 Tahun 2021 Tuai Kontroversi Kalangan Parpol

0
99

 

Independennews.com, Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang legalisasi minuman keras (miras) di beberapa daerah di Indonesia menuai banyak kontroversi khususnya kalangan partai politik.

Peraturan yang disahkan oleh Presiden Jokowi pada 02 Februari 2021 tersebut mengatur tentang penanaman modal untuk minuman beralkohol di Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Papua. Disahkannya Perpres tersebut mendapat dukungan dan penolakan dari parpol.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sudah menyambut baik Perpres tersebut. Pasalnya, Sulut punya minuman tradisional beralkohol, yaitu Cap Tikus. Kini Pemprov hanya tinggal menunggu aturan teknisnya.

PKB Setuju
PKB menilai Perpres ini sudah betul, karena daerah-daerah yang dibolehkan mengembangkan industri miras adalah daerah-daerah yang memang memiliki kearifan lokal dalam hal miras, yaitu Bali, NTT, Sulut, hingga Papua.

Partai Nasdem Setuju
Partai NasDem berpendapat bahwa izin usaha ini dapat menyerap tenaga kerja, karena nantinya akan diproduksi oleh anak bangsa dan tidak perlu impor dari luar negeri.

Partai Golkar Mendukung
Partai Golkar mendukung Perpres miras, karena aturan soal usaha miras bisa meningkatkan devisa negara.

PKS Menolak
PKS menyesalkan Perpres tersebut karna bertentangan dengan keinginan Jokowi untuk membangun SDM dan malah memperburuk. PKS juga mengajak semua pihak untuk ikut membatalkan peraturan ini.

PPP Tidak Setuju
PPP menyatakan ketidaksetujuannya dengan meminta agar Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tersebut dicabut demi masa depan anak bangsa, dan juga demi menjaga moral.

Partai Demokrat Tidak Setuju
Partai Demokrat juga tidak menyetujui Perpres ini dan diminta untuk ditinjau ulang karena, miras membawa lebih banyak mudharat ketimbang manfaatnya. (Suara.com)

Itulah sejumlah Parpol yang menyatakan dukungan dan penolakan terkait Perpres No 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Bagaimana menurut pendapat independennews lovers? tuliskan komentar anda!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here