IndependenNews.com, Gorontalo | Pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan seleksi terhadap lebih dari 2.000 aparat di tingkat desa, hingga tenaga honorer dan kontrak termasuk PPPK.
Bupati Gorontalo, Nelson, mengatakan, dari 2.000 lebih aparat yang diseleksi, 1.900 diantaranya lulus seleksi dan dinyatakan layak. Sementara 100 lebih aparat lainnya dinyatakan tidak layak menjadi aparat.
Hal ini kata Nelson, dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja, profesionalisme,dan peningkatan kesejahteraan tenaga kontrak.
“Saya berharap dengan adanya evaluasi kinerja aparat desa bisa meningkatkan pelayanan akan lebih baik,” ucap Nelson dalam sambutannya saat memimpin apel perdana tahun 2022 di halaman Kantor Bupati, Senin (03/01/2022).
Nelson mengungkapkan, evaluasi ini ditujukan untuk memberikan perubahan dan transformasi di birokrasi Pemkab Gorontalo yang dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh aparat desa, dimana bisa belajar komputer, surat menyurat dan masih banyak lagi.
Ia juga berharap kepada seluruh OPD agar segera mengusulkan aparat yang benar-benar dibutuhkan terutama aparat tenaga medis, guru dan teknisi, sehingga segara di SK kan.
“Saya minta ini menjadi perhatian utama bagi BKD. Harapan saya besok keluar dan terbit SK yang benar-benar dibutuhkan dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (*)
Editor: SOP