independennews.com | Demak – Pemerintah Kabupaten Demak menggelar acara penyambutan bagi para pemudik yang tiba menggunakan fasilitas bus gratis di Pendopo Kabupaten Demak pada Rabu (26/3), pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran.
Acara penyambutan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., serta sejumlah pejabat daerah lainnya, termasuk Asisten Sekda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, dan perwakilan dari PT. Jasa Raharja. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program mudik gratis yang digelar tahun ini.
Rombongan pertama pemudik tiba di Demak menggunakan bus bantuan dari Kementerian Perhubungan, yang diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Total empat armada dikerahkan dalam program ini, masing-masing berasal dari Kementerian Perhubungan, PT. Jasa Raharja, dan dua unit dari Pemerintah Kabupaten Demak. Setiap bus memiliki kapasitas angkut sebanyak 50 penumpang, sehingga total 200 warga perantauan berhasil difasilitasi untuk pulang kampung secara aman dan nyaman.
Para pemudik yang sebagian besar berasal dari Jakarta dan sekitarnya ini disambut dengan hangat oleh jajaran pemerintah daerah. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja informal hingga keluarga dengan anak-anak yang ingin merayakan Idul Fitri bersama sanak saudara di kampung halaman.
Perjalanan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti, berkat koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyelenggara, serta aparat keamanan. Setelah tiba di Demak, para pemudik segera melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing.
Bupati Demak dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program ini. Ia menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, sekaligus bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik di sektor transportasi.
“Program ini tidak hanya membantu meringankan beban finansial masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan pribadi yang tidak laik jalan atau kelebihan muatan,” ujar Bupati Esti’anah.
Pemerintah Kabupaten Demak berharap program serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya sebagai bagian dari penguatan tradisi mudik yang telah mengakar dalam budaya bangsa. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya arus mudik yang lebih tertib, aman, dan efisien.(Dwi Saptono)