PBNU Mengutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

0
184

Independennews.com, Jakarta – Sebuah Bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/03/21) pagi sekitar pukul 10.28 Wita.

Bom meledak pada saat ibadah masih berlangsung. Tindakan ini mendapatkan kecaman dari berbagai pihak khususnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ketua Pengurus Nahdatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud mengungkapkan bahwa dirinya mengutuk keras serta mengecam tindakan tersebut karena bertentangan dengan ajaran agama. “Tindakan bom bunuh diri tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama,” ungkap Marsudi dalam keterangan tertulis.

“Saya minta kepada Kepolisian atau pihak- pihak terkait untuk mengusut secara tuntas, baik pelaku dan jaringannya. Kemudian untuk seluruh umat beragama baik muslim, Katolik, Kristen dan lainnya untuk tetap menjaga kedamaian, ketertiban, dan jika mendapatkan keganjilan kiranya dapat dilaporkan kepada polisi atau pihak-pihak yang terkait,” tambahnya.

Ia juga berharap agar keluarga korban yang terkena dampak dan di rawat dirumah sakit cepat sembuh serta berharap kepada umat Katolik agar melakukan koordinasi kepada pihak keamanan setempat saat hendak melakukan ibadah. “Bagi warga NU diharapkan dapat turut serta menciptakan rasa aman di wilayahnya masing-masing,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah aksi bom bunuh diri terjadi di pintu gerbang sebelah kanan Gereja Katedral Makassar yang membuat sebagian pagar Gereja rusak, serta kondisi pelaku aksi bom bunuh diri yang mengenaskan. Menurut saksi mata disekitar lokasi kejadian, terdengar suara ledakan yang keras yang menyita perhatian warga sekitar, dilansir republika.co.id (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here