Oknum Perawat Puskesmas Diduga Lakukan Penipuan Kepada Sejumlah Pedagang di Aceh Utara

IndependenNews.com, Aceh Utara | Seorang perawat yang bertugas di Puskesmas Tanah Luas diduga melakukan penipuan kepada puluhan pedagang, seperti yang dialami seorang pedagang Zalita Jaya di Sp Empat Jalan Elak Krueng Seunong Buloh Blang Ara

Menurut Zal salah satu korban sebagai pedagang kelontong di jalan Elak, mengatakan kepada wartawan pada pukul 08.45 wib (05/12/23) pelaku bernama Erna, mengaku tinggal di Desa Blang Weu Kecamatan Blang Mangat Kota lhokseumawe.

“Pelaku memberikan alamat palsu kepada saya dan ia berhasil mengambil sejumlah barang dengan alasan untuk kebutuhan kenduri di Blang Weu,” Total kerugian yang saya alami Rp 1.600.000,”ungkap Zal

Perbuatan Erna, kata Zal, wanita ini telah melakukan penipuan dengan modus pura-pura kenal dan mengaku kebutuhan barang yang ia pinjam untuk kebutuhan kenduri, dia datang ke toko pada Senin, 23 Agustus 23 lalu

“Pelaku bernama Nana bekerja sebagai perawat, warga asal Blang Jruen Kecamatan Tanah luas Aceh Utara, dibilang aslinya dari Pidie, modus penipuan yang dilakukan oknum perawat ini dengan cara meminta kebutuhan kenduri seperti daging ayam dan barang barang telor beras dan uangnya akan di transfer uang ke rekening pada sore hari, namun hingga bulan desember Erna belum melakukan pembayaran,”terang Zal

Lanjut Zal menuturkan, Awalnya Erna (pelaku-red) meminta ayam potong untuk kenduri pada salah’ satu pedagang ayam dengan jumlah 45 ekor untuk acara di Desa Blang Weu yang merupakan tetangga dengan Keude Krueng.

“Tanpa ada rasa curiga pedagang Ayam memberikan 45 ekor ayam potong dan setelah itu mengambil sejumlah barang di Tempat Usaha Dagang saya yang bersebelahan dengan usaha dia di jalan Elak. Malam itu baru tau bahwa dia bukan dari Desa Blang Weu dan tidak ada kenduri,”‘beber Zal

Kepala Puskesmas (Kapus) di Aceh Utara, mengatakan pada hari Kamis, tanggal 9 November 2023, pukul 14.30 WIB, bahwa Nana memang bekerja sebagai staf di Puskesmas Syamtalira Aron.

“Hasil pelacakan kami dia staf di Puskesmas Syamtalira Aron,” terang BR.

Namun, BR mengonfirmasi bahwa Nana tidak terdaftar sebagai perawat dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Oleh karena itu, pihak Puskesmas tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi terhadap Nana dalam kasus ini.

Sementara Nana yang diduga pelaku penipuan saat dikonfirmasi tentang hal tersebut belum menanggapi saat dihubungi whatsapp hingga sampai berita ini di tayangkan.(man)

You might also like