Nodai Sepupu Gadis Belia, Pria Bejat Terancam 15 Penjara

0
107
Foto : WN (23) Pelaku Pemerkosaan diamankan Polres Anambas

IndependenNews.com, Anambas | Seorang pria berinisial WN (23) harus berurusan dengan hukum lantaran diduga melakukan tindak pidana pencabulan anak dibawah umur. Pelaku yang masih memiliki hubungan saudara sepupu dengan korban diamankan Satreskrim Polres Kepulauan Anambas di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Penangkapan pelaku percabulan diungkapkan Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K melalui Kasat Reskrim, AKP Rifi. H Sitohang, kronologi aksi bejat itu berawal ketika korban yang berusia 15 tahun berada di rumah sendirian.

“Pelaku melakukan aksinya kepada korbana saat sendirian dirumah bibi nya. Lalu ketika hendak mandi sore. Korban sempat menyuruh pelaku untuk keluar dari rumah, namun pelaku malah mengunci pintu dari dalam dan tidak keluar,”terang Kasat Rifi kepada sejumlah awak media, Senin (20/06/2022).

Dikatakan Rafi, saat korban masuk ke kamar mandi, pelaku kemudian mengikuti korban, pada itulah pelaku langsung melampiaskan nafsu bejatnya dengan memaksa korban untuk berhubungan intim di dalam kamar mandi.

“Kejadian itu terjadi pada 13 Juni 2022 pekan lalu. Sejak kejadian itu, perilaku dan sikap korban menjadi murung dan pendiam. Dengan perobahan sikap korban tersebut maka keluarganya bertanya kepada korban terkait apa yang terjadi. Dari sana korban mengaku bahwa Ia telah dicabuli oleh saudaranya sendiri. dan setelah itu, pihak keluarga membuat laporan kepada pihak Kepolisian,”jelas Rafi

Saat ini, korban mengalami depresi dan terguncang akibat kejadian yang dialaminya.

“Selanjutnya untuk mengetahui perbuatan tersangka, kami lakukan periksa bersama Dinas Sosial Anambas dan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Anambas, secara psikologi korban mengaku mengalami depresi dan terguncang,” ujarnya.

Akibat aksi bejatnya, Pelaku terjerat Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling singkat 5 Tahun dan paling lama 15 Tahun dengan denda sebesar 5 Milliar Rupiah.(RS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here