IndependenNews.com, Taput | Getaran Gempa Taput Sekitarnya mencapai 6.0 SR yang pada Sabtu dini hari pukul 02.28 mengakibatkan 1 orang meninggal dunia. Keterangan tersebut diperoleh dari Bonggas Pasaribu Kepala Badan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Taput.
“Ada satu orang meninggal dunia, saat gempa dia turun dari lantai atas jatuh langsung sesak nafas” ungkapnya tanpa menjelaskan inisial yang meninggal
Selain itu, Bonggas menyebutkan ada sejumlah rumah penduduk yang mengalami kerusakan akibat gempa, baik rusak ringan maupun rusak berat. Termasuk tempat ibadah dan gedung sekolah.
Sementara Indra Simare mare Sekretaris Daerah Kab.Taput sabtu pagi
(1/10/2022) membenarkan dalam peristiwa gempa bumi ini ada korban meninggal serta 9 luka luka.
“7 orang sedang dalam perawatan di Rumah sakit dan 2 orang di Puskesmas,”ujarnya
Indra juga mengatakan, selain itu ada 19 kios terbakar di Kec.Pahae Jae,Taput. Dan memastikan kejadian gempa menyeluruh di Kab Tapanuli Utara.
“Untuk saat ini infonya, 1 orang meninggal dan 9 luka luka dan 19 kios terbakar di Pahae jae” ujar Indra melalui WA.
Ia menambahkan, Rumah sakit Umum Tarutung juga mengalami kerusakan, termasuk juga jembatan yang ada di kota Tarutung.
Pantauan, di Dusun Hau sisada sada, Kec.Sipiholon sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan berupa dinding retak dan ada juga diding rumah ambrol.
Salah satu rumah warga, P.Simamora warga Dusun Sibakko, Desa Hutatinggi, Kec Parmonangan, Taput rusak parah, bangunan tersebut tidak bisa lagi ditinggali.”ujarnya Singkat
(Maju simanungkalit)