Kunker Ansar Ke Singapura Temui Meteri Luar Negeri Singapura, Bahas Sejumlah Kerjasama

0
247
Foto : Pertemuan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Maliki Osman di kantornya, Selasa (19/4/22) (Kominfo)

IndependenNews.com, Singapura | Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melakukan kunjungan kerja ke Singapura, Ia didampingi Duta Besar Indonedia untuk Singapura Suryo Pratomo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Maliki Osman di kantornya, Selasa (19/4/22) lalu.
 
Sebelumnya, Gubernur Ansar dan Menteri Luar Negeri Singapura Maliki telah melakukan pertemuan secara virtual untuk membahas kerja sama antara Singapura dan Provinsi Kepri selama pandemi covid19. 

Dikutip dari laman resmi diakominfo, sebelum pertemuannya dengan Menteri Maliki, Gubernur Ansar menandatangani Memorandum of Intent (MOI) dengan Politeknik Republik (RP) bidang teknologi pertanian dan perikanan budidaya serta dengan Quantum Power Asia dan ib vogt tentang kerjasama pembangunan PLTS di Kepri. 

Atas pertemuan itu, Gubernur Ansar merasa senang karena bisa langsung bertemu dengan Menteri Maliki. Karena, kata Ansar, pada masa pandemi ia hanya bisa berkomunikasi tentang bantuan penanganan covid19 di Kepri, program digitalisasi di Nongsa Digital Park, untuk memudahkan perjalanan bebas karantina dari Singapura ke Kepri dalam mendukung travel bubble. 

 “Akhirnya kita bisa bertemu langsung dengan Menteri Maliki, di mana kita langsung membahas kemungkinan kerjasama di masa depan, serta bertukar pikiran dan pandangan tentang bagaimana kita dapat lebih memperkuat kerjasama antara Singapura dan Kepri di bidang pengembangan sumber daya manusia, ekonomi digital, pariwisata. dan energi terbarukan” kata Gubernur Ansar. 

Gubernur Ansar juga mengungkapkan, dengan adanya MOI dengan RP serta Quantum Power Asia dan ib vogt akan terus memajukan SDM Kepri dan mendukung transisi energi yang dicanangkan Presiden Jokowi. 

“Melalui MOI ini para pejabat dan tenaga pendidik di Kepri berkesempatan memperdalam ilmu pertanian, perikanan, dan rantai pasok. Kemudian transisi ke energi terbarukan akan didukung dengan pembangunan salah satu PLTS terbesar di dunia di Kepri dimana selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, listrik bisa diekspor ke Singapura,” tambahnya. 

 Sementara itu, Menteri Maliki mengucapkan selamat atas penandatanganan MOI kedua. Dia mengatakan upaya ini mencerminkan kemajuan baik yang dicapai sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan inisiatif pelatihan sumber daya manusia antara Singapura dan Kepri di Leaders’ Retreat Januari lalu. 

“Saya senang atas kesempatan Perguruan Tinggi kita untuk bertukar best practice dan skill dengan rekan-rekan kita di Indonesia, khususnya Kepri, untuk bersama-sama mengatasi masalah pangan dan keberlanjutan sebagai suatu daerah,” kata Menteri Maliki.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here