Independennews.com | Pemalang – Pemerintah Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, secara resmi membentuk Koperasi Merah Putih melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang diselenggarakan di Pendopo Balai Desa Kandang pada Senin malam (26/5/2025) pukul 20.10 WIB. Forum ini menjadi tonggak penting dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan berbasis kolaborasi, teknologi digital, dan semangat gotong royong.
Musdesus dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan Fatayat NU, serta Forkopimcam Comal. Aparat Kepolisian dari Polsek Comal turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran dan keamanan jalannya forum. Lebih dari 100 warga Desa Kandang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut pendirian koperasi ini.
Dalam keputusan forum, Kepala Desa Kandang, Muhtahdin, ditunjuk sebagai Dewan Pengawas Koperasi Merah Putih. Koperasi ini dirancang menjadi lembaga ekonomi strategis yang mewadahi berbagai kebutuhan usaha masyarakat desa, termasuk distribusi sembako, gas elpiji, pupuk bersubsidi, serta layanan digital melalui gerai koperasi. Selain itu, koperasi juga akan menjalankan fungsi simpan pinjam secara profesional dan akuntabel.
Dalam wawancara usai Musdesus, Muhtahdin menegaskan urgensi dan komitmen percepatan pembentukan koperasi tersebut.
“Kami berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat agar koperasi ini bisa terbentuk sebelum 12 Juli 2025, bertepatan dengan agenda launching nasional Kopdes Merah Putih di Kabupaten Banyumas,” ujar Muhtahdin.
Ia juga mengungkapkan bahwa koperasi akan mengadopsi sistem transaksi non-tunai berbasis QRIS sebagai bentuk transparansi dan efisiensi.
“Dengan sistem QRIS, tidak akan ada perputaran uang tunai secara manual. Ini adalah langkah nyata mencegah kebocoran dan mendukung kebijakan digitalisasi Presiden RI Prabowo Subianto,” tambahnya.
Koperasi Merah Putih Desa Kandang diharapkan menjadi model nasional dalam pengembangan ekonomi desa yang modern, inklusif, dan berakar pada nilai-nilai gotong royong.
“Jenis usaha koperasi akan disesuaikan dengan kebutuhan warga. Saya optimistis Desa Kandang dapat menjadi contoh nasional dalam membangun ekonomi rakyat berbasis teknologi digital dan prinsip gotong royong,” pungkas Muhtahdin.
Dengan fondasi kolaborasi dan tata kelola transparan, Koperasi Merah Putih Desa Kandang tidak hanya ditujukan untuk dampak lokal, tetapi juga menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi kerakyatan nasional.
(S. Febriansyah)