KETUA UMUM JALASENASTRI BERI PEMBEKALAN KEPADA ISTRI-ISTRI SISWA DIKTUKPA ANGKATAN LXIX TA. 2019

0
330

TANJUNGPINANG, INDEPENDENNEWS.COM–Wakil Ketua Koordinator Cabang IV daerah Jalasenastri Armada I (Wakil Ketua Korcab IV DJA I) Ny. Gatot Mardiyono bersama Kasi Organisasi Korcab IV DJA I Ny. Stanley dan tiga istri-istri dari siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) angkatan LXIX TA.2019, mengikuti acara pembekalan dari Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono, melalui video conference (vicon) yang berlangsung di Kantor Korcab IV DJA I Mako Lantamal IV Jln. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepri, Rabu (15/7/2020).

Jelang Prasetya Perwira (praspa) biasanya istri-istri dari siswa Diktukpa dari seluruh Indonesia akan diberikan pembekalan oleh Ketua Umum Jalaenastri di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) di Surabaya. Namun mengingat kondisi pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan melalui vicon disatuannya masing-masing dimana suaminya berdinas.

Dalam pemberian pembekalannya Ketua Umum Jalasenastri mengatakan, bahwa pembekalan ini merupakan kegiatan penting untuk membuka wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang identitas, etika dan jati diri sebagai seorang istri perwira.

“Perlu ibu-ibu ketahui bahwa pemberian pembekalan ini merupakan kegiatan penting yang ditujukan untuk membuka wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang identitas, etika dan jati diri sebagai istri seorang perwira kelak”, ujarnya.

Ketua Umum Jalasenastri juga mengatakan, “Perubahan status suami dari seorang bintara menjadi perwira merupakan peristiwa penting dalam kehidupan pribadi suami dan keluarga. Namun tidak kalah penting adalah perubahan status tersebut secara langsung akan berdampak pada perubahan sikap dan penampilan ibu-ibu sekalian”, tuturnya.

Lebih jauh dikatakan “Perlu ibu-ibu ketahui, bahwa dalam bermedsos juga diperlukan etika dan tata krama. Tidak semua hal harus di umbar ke khalayak ramai, ada hal-hal yang seharusnya hanya menjadi komsumsi pribadi dan bukan untuk dipublikasikan”, tambahnya.

Tambahnya lagi, “Ibu-ibu harus dan wajib mengetahui kemampuan ekonomi suami sebagai seorang perwira pertama TNI Angkatan Laut. Sehingga bisa dengan bijak mengatur keuangan keluarga dan tidak bergaya hidup hedonis. Karena ibu-ibu sekalian adalah istri Prajurit TNI Angkatan Laut dan bukan seorang sosialita yang hidup dengan kemewahan”, pungkasnya.

(Dispen Lantamal IV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here