Kasus Pemukulan Warga, Pelaku Oknum TNI di Maafkan

0
676
Poto : Korban Kekerasan Herman saat dirawat di RSUD Lingga (dok)

Lingga – kasus pemukulan terhadap  Herman  warga dusun  Remik Desa marok Kecil kecamatan Singkep selatan, yang dipukuli hingga babak belur oleh oknum TNI-AD yang terjadi baru ini telah sepakat untuk   damai. Hal itu diungkapkan  Danramil  Dabosingkeo Kapten Infantri, E. Marpaung, Belum lama ini kepada awak media ini.

“Kami sudah melakukan mediasi bersama, Kepala desa Resang dan kepala desa Matok kecil juga tokoh masyarakat , tokoh adat di Desa tersebut”  dan  hadapan media ini.

” Hasil pertemuan ini, kita selesaikan secara musyawarah secara kekeluargaan”, terang Danramil

Atas salah paham  yang tidak di inginkan ini, ” secara pribadi kami minta maaf” dan si korban juga telah memaafkan kami” imbuhnya,

Dan untuk sementara ini pelaku (Yn)sedang dalam  proses di-Kodim, dan di mutasikan dari Koramil Dabo Singkep, ungkapnya.

Seperti di ketahui sebelumnya, Herman warga desa ini menjadi korban kekerasan oleh Yn salah seorang Oknum TNI AD, karena salah paham.

Akibat kejadian ini korban terpaksa di larikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan, korban sendiri waktu itu menderita luka di bagian bibir, dan dada korban akibat pukulan.

Namun semua ini sudah dapat diatasi, dengan bermediasi bersama Aparat desa dan lainnya.
” Hasilnya dapat di selesaikan dengan musyawarah, damai, ” ucap Kapten Infantri E.Marpaung.

Seperti diberitakan sebelumnya, peritiwa kekerasan itu terjadi, karena korban  telah mengambil kayu di sekitar area lahan percetakan sawah  desa resang kecamatan singkep selatan yang akan di gunakan  untuk membantu saudaranya “kr , yang sedang membangun rumah di wilayah rt/rw 02/03 dusun remik sebanyak kurang lebih 1 ton.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here