Kasus Pembakaran Kapal Pukat Trawl Berujung Kesepakatan Antar Warga Nelayan

0
468

IndependenNews.com , Lingga — Sejumlah Nelayan melakukan pertemuan pasca pembakaran pompong kapal pukat trawl oleh masyarakat Pulau Nipah Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, pada hari kamis 25 Januari 2018 milik salah seorang nelayan warga desa Penuba , Kecamatan Selayar.

Pertemuan tersebut dihadiri Camat Kepulauan Posek Abdul Jamal, Kasat Pol Air Polres Lingga, AKP PATEN TARIGAN SH, Kasat Intelkam Polres Lingga AKP H. SUPRIANTO, Kapolsek Singkep Barat AKP SUPAMA, Kasat Binmas Polres Lingga, IPTU ASIAN WIRGA, Kasi Pam Gal TNI AL LETDA BUDI ERMANTO.

Selain itu, hadir Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten lingga SUYONO, Kades Posek MASMIN, Kades Busung Panjang BAHAR, Tokoh Masyarakat Teluk Nipah Sdr NAZAR, Tomas Desa Posek Sdr AZMAN, Tomas Desa Suak Buaya Sdr M.RABI, Nelayan Kecamatan Kepulauan Posek dan warga sejumlah warga Penuba150 orang.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yakni para nelayan sepakat kapal Pukat trawl kapasitas 5 GT Kebawah bisa melakukan operasinya dengan jarak tangkapan 4 mil dari pantai, Setiap pukat trawl yang menabrak atau menyeret jaring nelayan wajib diganti rugi sesuai dengan kesepakatan, Para Nelayan juga menyetujui bahwa tidak ada lagi yang melakukan tindakan anarkis apabila menemukan kapal pukat dan lainya yang melanggar alat tangkap.

Pantauan awak media ini selama pertemuan berlangsung Situasi aman dan terkendali. (Suarman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here