Kasasi PT. Tiara Mantang Ditolak, Mahkamah Agung Memenangkan Hadis Lani Pemilikan lahan Pasar Melayu

0
1682
Hadis Lani Pemenang Lahan Pasar Melayu (6,3 Hektare)

Batam-Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) memenangkan Hadis Lani atas
pemilikan lahan seluas 6,3 Haktare di Batuaji, Batam Kepulauan Riau. Berdasarkan Putusan MA no 27 K/TUN/2016. Perkara Kasasi Tata Usaha Negara antara PT. Tiara Mantang (Ahmad Mifon) melawan Hadis Lani Dan Kakan Pertanahan Kota Batam.

Hal ini diungkapkan Hadis Lani Selaku pemenang perkara pemilikan lahan Pasar Melayu seluas 6,3 Haktare, Rabu (28/9/16) di Hotel Sky INN pagi tadi.

“Berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa sejak tanggal 27 september 2016 diputuskannya perkara ini, Lahan seluas 6,3 Hektare yang  sebelumnya pasar melayu telah kami kuasai, “Ujar Hadis Lani

Lanjutnya, kami selaku pemilik lahan pasar melayu akan membongkar seluruh bagunan yang ada diatas lahan tersebut, dan sesuai dengan putusan mahkamah Agung seluruh sertifikat lama dinyatakan tidak berlaku lagi.

“Namun sebelumnya, kami akan melayangkan Surat Pemberitahuan pengosongan (SP1),(SP2) dan (SP3) kepada seluruh penghuni bangunan lama. Bila ada diatara mereka yang menolak untuk mengosongkan bangunan atau tetap bertahan menempati bagunan tersebut, maka kami akan melakukan upaya hukum,”Ujar lani

Sementara itu, Demikian kutipan Putusan Mahkamah Agung yang diterima redaksi independennews.com , Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan diatas, lagi
pula ternyata putusan Judex Facti dalam perkara tidak bertentangan dengan hukum dan undang undang, maka pemohon kasasi yang diajukan pemohon kasasi PT.Tiara mantang tersebut harus ditolak.

Menimbang bahwa dengan ditolaknya kasasi, maka pemohon kasasi dinyatakan sebagai pihak yang kalah dan karenanya dihukum untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini.

Memperhatikan pasal pasal dan undang undang nomor 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman, Undang undang nomor 14 Tahun 1985 tentang mahkamah agung sebagaimana telah diubah dengan undang undang nomor 5 tahun 1986 tentang peradilan Tata Usaha Negara sebagaiman telah diubah dengan undang undang nomor 9 tahun 2004 dan perobahan kedua dengan undang undang nomor 51 tahun 2009 serta peraturan perundang undangan yang berlaku.

Mengadili;
Menolak permohonan kasasi dan pemohon kasasi PT Tiara mantang tersebut. menghukum pemohon kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini sebesar Rp 500.000,-

Demikianlah putusan dalam rapat permusyarawatan Mahkamah Agung pada hari kamis
14 April 2016 oleh Dr.H Supandi S.H. M.Hum Hakim agung mahkamah Agung yang
ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai ketua Majelis Is Sudariyono S.H, M.H, dan Dr. H.M. Hary Djatmiko, S.H, M.S. Hakim hakim agung sebagai anggota Majelis dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh ketua majelis serta hakim hakim anggota majelis tersebutdan dibantu oleh Heni Hendrarta Wijaya Sukmana Kurniawan, SH, MH panitera pengganti dengan tidak dihari oleh para pihak.

“atas putusan tersebut, kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Mahkamah Agung yang telah memenangkan masyarakat lemah. Kata Lani menambahkan hukum dinegara tercinta ini masih baik,”katanya lani menyudahi (gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here