Kapal Pukat Milik Jon Dibakar Warga , Ini Alasannya

0
527

Independennews.com, Lingga — Sejumlah warga Teluk Nipah desa Posek Kecamatan Kepulauan Posek membakar Kapal Pukat Trawl milik warga desa Penuba Kecamatan Selayar, Kamis (25/01/18 )

“aksi kemarahan ini memuncak karena merasa resah atas aktifitas kapal pukat tersebut yang disinyalir merugikan warga selama ini.

Kepala desa Posek Masmin saat di konfirmasi, membenarkan kejadian naas tersebut. Menurutnya beberapa bulan terakhir ini warganya resah dengan aktivitas kapal pukat tersebut.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh warga untuk menghalau para nelayan dari daerah lain menangkap ikan dengan cara pukat di wilayah desa Posek.” katanya

Lanjutnya, Karena tidak berhasil tanpa koordinasi lagi dengan pihak desa. Sejumlah masyarakat geram. Masyarakat menilai sudah merusak bahkan masyarakat yang mayoritas nelayan susah untuk mendapatkan ikan lebih akibat maraknya aktifitas kapal pukat trawl.

Akhirnya timbul inisiatif untuk dibakar, Kapal-kapal itu bukan milik nelayan di daerah kami, tapi dari daerah-daerah luar inilah yang membuat warga marah,” ungkap Masmin, Kamis (25/01/18)

Masmin mengatakan, “sebenar nya hal itu sudah tidak ada masalah lagi. Sebagai kades justru dia tidak mengetahui aksi itu, hanya mendapat laporan sesudah kejadian, tetapi berdasarkan infomasi kronologis pembakaran kapal pukat milik Jon, salah satu warga desa Penuba itu dikarenakan menabrak jaring ikan milik warganya.

Masmin menambahkan, Awalnya kedua belah pihak sudah diupayakan untuk berdamai. Jon selaku pemilik kapal sudah menyangupi pembayaran ganti rugi. Namun sekitar pukul 12.30 WIB, warga berkumpul dan tiba-tiba melakukan pembakaran kapal milik Jon, meskipun tidak ada korban jiwa, namun nelayan asal Penuba ini menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah”. tutupnya (erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here