IndependenNews.com, Taput | Kapolda sumatera Utara (Kapoldasu) Irjenpol Drs Panca Putra Simanjuntak MSi ketika memantau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 dosisI,II dan III di Kab.Tapanuli Utara (Taput) memberi sejumlah amaran ataupun pesan saat pelaksanaan ibadah puasa dan perayaaan lebaran.
Kepada awak media Rabu (6/4/2022) Kapoldasu mengatakan pemerintah menargetkan Vaksin dosis III mencapai 30% apalagi menjelang hari raya idul fitri. Sehingga kegiatan mudik atau yang berkegiatan perayaan keagamaan bisa dilaksanakan dengan sehat.
Untuk itu sambung Kapoldasu, dalam rangka operasi ketupat, maka akan dilaksanakan pemeriksaan disetiap pos pengamanan bagi masyarakat yang transit ataupun mudik. Dan Semua pos-pos pengamanan akan ditempatkan Barkot untuk memastikan masyarakat sudah divaksin.
“Tentu dalam rangka operasi Ketupat, kita akan laksanakan pemeriksaan di pos-pos apakah masyarakat kita sudah di vaksin atau tidak. Dan semua pos-pos akan ditempatkan Barkot untuk memastikan masyarakat yang melintas sudah divaksin, minimal vaksin dosis II,”kata Kapoldasu
Disisi lain, Kapoldasu juga menyebutkan hasil rapat dengan satgas pangan Provsu, memastikan segala kebutuhan pokok masyarakat saat pelaksanaan ibadah puasa dan jelang lebaran semuanya akan terpenuhi tidak ada kelangkaan.
Termasuk juga dengan ketersediaan minyak goreng, terutama minyak goreng curah. Menurut Kapoldasu, sudah menjadi kebijakan pemerintah, harus sampai tangan di masyarakat dengan harga eceran tertinggi yaitu Rp.14.000,–/liter atau Rp.15.500,–/Kg.
“Dan ini menjadi kebijakan pemerintah, untuk minyak goreng curah itu harus sampai ditangan masyarakat dengan harga eceran tertinggi yaitu 14 ribu per liter atau 15.500 per kilogram,”tegas Irjenpol Panca Putra.
Karena itu, Kapoldasu mewanti wanti para distributor, pedagang dan pengecer agar jangan menjual minyak goreng curah diatas harga eceran tertinggi
Sedangkan untuk ketersediaan BBM, Irjenpol Panca Putra menerangkan bahwa selama pelaksanaan ibadah puasa sampai Idul Fitri. Pertamina sudah berkomitmen akan memenuhi kebutuhan SPBU khususnya Solar.
“BBM, kita sudah rapat dengan Pertamina. Pertamina sudah berkomitmen untuk memenuhi semua kebutuhan SPBU, khususnya Solar. Selama pelaksanaan ibadah puasa ini sampai dengan nanti Idul Fitri, mereka akan membuka lebih luas lagi untuk memenuhi kebutuhan SPBU,”terang Kapoldasu.
Dalam hal ini Kapoldasu juga memberi peringatan kepada masyarakat, agar jangan dijual BBM bersubsidi kepada pelaku industri. Karena itu adalah penyimpangan yang akan berhadapan dengan konsekwensi hukum.
“Jangan sampai menjual bahan bakar bersudsidi kepada para pelaku industri, karena itu adalah penyimpangan. Kalau itu terjadi maka hukum akan ditegakkan,” imbuh Kapoldasu.
Sementara untuk aktifitas tempat hiburan, dikatakan sudah terkoordinasi dengan baik antara gugus Tugas Satgas, Pemda dan Kepolisian. Apalagi kondisi covid yang sudah menurun, maka dimungkinkan untuk membuka dengan jam-jam sesuai dengan tingkat level masing masing kota.
(Maju simanungkalit)