Indonesia Bersama Korsel Perkuat Kerjasama di Bidang Industri

Foto : Ilustrasi

IndependenNews.com, Jakarta | Indonesia bersama Republik Korea melakukan penguatan kerja sama di bidang industri. Hal tersebut diketahui dari hasil pertemuan ke-8 Working Group Industry Cooperation (WGIC) di Jakarta, Selasa (22/02/2022) lalu.

Kementerian Perindustrian selaku focal point WGIC membahas beberapa agenda peningkatan kerja sama di bidang industri antara Indonesia dan Korea Selatan.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto dan dihadiri Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Perdagangan Industri dan Energi Korea Selatan, Moon Sung-wook.

Adapun penguatan kerja sama yang dilakukan di bidang industri yang dimaksud antara lain investasi pengembangan kawasan industri, pengembangan kendaraan listrik, industri kimia, industri baja, transfer teknologi, serta industri perkapalan.

Kementerian Perindustrian melalui akun Instagramnya menjelaskan, pada pengembangan kendaraan listrik dilakukan penelitian bersama di bidang pasar kendaraan listrik berukuran kecil (MicroEV) dan komponen pendukungnya, serta menyiapkan infrastruktur pengisian ulang baterai.

Sedangkan untuk industri logam, kerja sama secara kontinyu sejak investasi Korea POSCO dengan PT Krakatau Steel dalam joint venture PT Krakatau POSCO tahun 2003.

“Untuk industri kimia, Lotte Chemical Indonesia berinvestasi membangun fasilitas produksi Ethylene sejumlah 1 juta ton/tahun dan Propylene sejumlah 520 ribu ton/tahun,” tulis @kemenperin_ri, Rabu (02/03/2022).(red)

You might also like