Hore! Masyarakat Desa Padang Manis Senang, Jembatan Gantung Desa Segera Diperbaiki

IndependenNews.com, Bengkulu Selatan | Masyarakat Desa Padang Manis Kecamatan Manna, sangat senang setelah belasan tahun kerusakan Jembatan Gantung dikeluhkan. Upaya Pemerintah Desa tak sia-sia, setelah mendapat respon dari pemerintah. Bahwa jembatan gantung di Desa Padang Manna akan segera diperbaiki pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Sebelumnya dalam penelusuran media ini, bahwa jembatan Gantung di Desa Padang Manis Kecamatan Manna digunakan masyarakat untuk akses pengangkutan hasil panen pertanian warga serta akses ke desa tetangga lainnya.

“Dalam pantauan media ini bahwa kondisi jembatan sudah rusak parah sehingga sangat tidak layak untuk digunakan oleh masyarakat, karena resikonya sangat berbahaya untuk keselamatan masyarakat yang melintasi jembatan gantung.

Kondisi kerusakan jembatan sangat meresahkan Masyarakat, hampir belasan tahunb dikeluhkan Masyarakat karena jembatan gantung tersebut satu-satunya akses Masyarakat Padang Manis, khususnya ke daerah pertanian.

Pemerintah Desa Padang Manis juga tidak berhenti mengupayakan jembatan tersebut, dengan berbagai upaya yang dilakukan seperti mengusulkan pembangunan jembatan ke instansi terkait baik ke Kabupaten Bengkulu Selatan maupun Provinsi Bengkulu.

Kerja keras pemerintah Desa Padang Manis dan masyarakat tak sia-sia. Keluhan masyarakat mendapat respon dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan. Melalui Dinas PUPR bersama BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan, jembatan ini akhirnya rencananya akan segera diperbaiki.

“Dalam tahun ini jembatan gantung di Desa Padang Manis Kecamatan Manna akan dibagun, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkulu Selatan Tedy saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (16/3/23)

Dikatakan Tedy, kondisi jembatan gantung Desa Padang Manis Kecamatan Manna, memang sudah sangat layak dilakukan perbaikan. “Oleh karena itu, kita sudah menganggarkan dana perbaikan untuk tahun ini sebesar Rp.100jt, melalui dana pemeliharaan. Selanjutnya tahun depan akan dianggarkan seutuhnya pembangunannya melalui APBD Kabupaten Bengkulu Selatan,”ujar Tedy.

Mendengar informasi itu, Kepala Desa Padang Manis Hartan, mewakili masyarakat ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Padang Manis mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam hal ini Dinas PUPR serta BPBD yang sudah memberikan respon baik terhadap keluhan masyarakat tethadap kondisi jembatan gantung yang sudah rusak parah,”ujar Hartan

Terpisah, salah satu Warga Desa Padang Manis Dopi saat dikonfirmasi terkait adanya rencana Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan jembatan di Desanya menyatakan “kita sangat berterimakasih mudah mudahan rencana perbaikan ini hingga pembangunannya dapat berjalan dengan baik. Kami selaku Warga Desa Padang Manis sangat membutuhkan jembatan ini, oleh sebab itu respon Pemerintah Daerah terkait perbaikan jembatan ini patut kami hargai dan patut kami ucapkan terimakasih,” tutup Dopi dengan senang

Dalam pemberitaan sebelumnya, jembatan gantung dikeluhkan masyarakat karena sudah tidak bisa dilalui Warga Desa Tanjung Aur 2 Kecamatan Pino Raya. Slama ini warga juga sangat kesulitan dalam pengangkutan hasil pertanian. Karena mengeluarkan hasil panen dari kebun ke Desa harus menggunakan rakit untuk menyeberang sungai.

“Dengan situasi tersebut mereka (Warga) berharap Pemerintah dapat memperhatikan jembatan gantung tersebut, karena jembatan ini akses utama kami ke Daerah perkebunan, Mudah-mudahan Pemerintah dapat memperbaiki jembatan ini dalam waktu dekat, yang jelas kami selaku Warga sangat berharap perbaikan jembatan ini,”kata Warga.

Sementara itu Kepala Desa Tanjung Aur 2 Yadi melalui Kaur Keuangan Desa Tanjung Aur 2 Bigsanudin, mengatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan kepada pemerintah agar diperbaiki, namun belum juga ada tanggapan pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kami sudah beberapa kali mengusulkan jembatan ini ke Provinsi, namun hingga saat ini belum juga ada perbaikan. Padahal jalan ini salah satu akses utama Warga Tanjung Aur 2 menuju perkebunan, kita juga berharap selaku Pemerintah Desa agar kiranya Pemerintah Provinsi ataupun Kabupaten dapat memperhatikan jembatan gantung di Desa kami agar dapat dilalui Warga dan mempermudah Warga dalam mengeluarkan hasil perkebunannya,” harapnya

Kondisi jembatan, tambahnya, rusak parah, kondisi seperti inilah kiranya pemerintah memberikan perhatian. “Saya kasihan kepada warga, mereka harus mengeluarkan hasil perkebunannya dengan menggunakan rakit yang terbuat dari bambu untuk menyeberangi sungai. Yang paling parah dirasakan Warga saat mengeluarkan hasil perkebunannya dengan kondisi sungai sedang meluap maka akan tertunda untuk panen nya.” tutup Bigsanudin. (JP)

You might also like