Harun Abdul Khafizh Ajak Insan Pers di Pemalang Dorong PAD Lewat Sektor Pariwisata

Independennews.com | Pemalang – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh, mengajak seluruh insan pers di daerah pemilihannya (Dapil XIII) untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026, yang digelar di salah satu rumah makan di Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Rabu (15/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Harun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan media dalam menghadapi tantangan fiskal daerah, khususnya menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat pada anggaran tahun 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri Intan Hidayat dari Media Warta Nasional selaku narasumber (narahubung), puluhan insan pers, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.

Menurut Harun, pertemuan bertajuk “Penguatan Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah” itu menjadi forum strategis untuk membahas arah kebijakan ekonomi daerah, termasuk bagaimana desa-desa wisata dapat menjadi motor penggerak PAD secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan baik ini saya bisa bersilaturahmi dengan insan pers dan pelaku UMKM untuk bersama-sama mencari solusi. Salah satu tantangan kita adalah pemangkasan dana transfer pusat pada 2026. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah agar lebih kreatif menggali potensi PAD supaya pembangunan tetap berjalan,” ujar Harun, legislator dari Fraksi Partai Golkar, di hadapan insan pers Pemalang.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat. Oleh karena itu, inovasi kebijakan dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Kalau pariwisata dikelola dengan baik, masyarakat senang berkunjung, retribusi meningkat, PAD bertambah, dan pelaku lokal ikut sejahtera. Ini contoh kreativitas yang kami dorong. Kami juga mengajak insan pers untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Jawa Tengah,” tambahnya.

Harun menuturkan, Komisi B DPRD Jawa Tengah akan terus memperkuat tiga sektor produktif utama, yakni pertanian, UMKM, dan pariwisata, yang terbukti tangguh dalam menopang perekonomian daerah di tengah fluktuasi fiskal nasional. Dengan semangat gotong royong dan sinergi antarwilayah, ia optimistis wilayah Dapil XIII akan mampu menjaga stabilitas pembangunan dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.

“Insan pers adalah mitra strategis pemerintah. Beberapa kegiatan seperti ini telah kita lakukan di beberapa daerah, termasuk di Pekalongan. Kami berharap media turut berkontribusi membangun daerah dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, proporsionalitas, dan etika pers,” pungkas Harun.

Sementara itu, Agus Pratikno dari Radar Tegal yang hadir sebagai peserta menyampaikan bahwa insan pers tidak hanya perlu dilibatkan dalam pemberitaan, tetapi juga perlu mendapat perhatian dalam peningkatan kesejahteraan.

“Kami berharap dukungan nyata bagi insan pers yang juga berperan penting sebagai kontrol sosial, khususnya dalam isu-isu yang berkaitan dengan bidang kerja Komisi B DPRD Jateng di Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

(Al Assagaf)

You might also like