IndependenNews.com | Pemalang- Demi mendapat saweran dari pengunjung, sekelompok bocah di Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, nekat melompat dari atas Jembatan Wangkelang yang membentang di atas Sungai Comal.
Aksi berbahaya ini menjadi tontonan yang mengundang decak kagum sekaligus kecemasan bagi para pengunjung Kafe Pinggir Kali Comal (Pikaco).
Tanpa alat pengaman, anak-anak tersebut melompat dari ketinggian sekitar 10 meter ke sungai yang arusnya deras dan berbatu. Salah satu pengunjung, Dian Inu (40), mengaku terkejut dan khawatir dengan aksi tersebut, Minggu ( 9/2 ).
“Ngeri juga melihat mereka berani lompat hanya demi uang. Sungainya deras, banyak batu besar di bawahnya, tapi mereka tetap saja melompat,” ujar Dian, pengunjung asal Pemalang
Bocah-bocah tersebut dengan percaya diri menawarkan atraksi berbahaya kepada pengunjung, meminta uang sebagai imbalan sebelum melompat.
“Kak, kami berani loncat asal ada saweranya,” teriak Bagus, salah satu bocah peloncat.
Setelah mendapat saweran dari pengunjung, mereka satu per satu melompat ke Sungai Comal, yang debit airnya meningkat karena musim penghujan. Banyak pengunjung yang antusias merekam aksi ini, meskipun sebagian lainnya merasa aksi tersebut terlalu berisiko.
“Memang menghibur, tapi kalau sampai terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Saya pikir aksi ini harus dicegah,” ujar Dian yang juga seorang aktivis.
Zaky, salah satu rekan Dian, turut mengomentari aksi berbahaya itu. “Saya yakin orang dewasa pun akan berpikir dua kali sebelum melompat. Ini harus dihentikan sebelum ada korban,” katanya.
Jembatan Wangkelang merupakan salah satu ikon Kecamatan Moga, membentang sepanjang 100 meter di atas Sungai Comal dengan ketinggian sekitar 10 meter. Namun, keberadaan jembatan ini kini justru dijadikan arena atraksi berbahaya oleh anak-anak demi mendapatkan saweran cuan dari para wisatawan.
Fenomena ini perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait agar keselamatan anak-anak tetap terjaga dan kejadian yang tidak diinginkan dapat dihindari. (Ragil)