Forphin Pertanyakan Kelanjutan Penyelidikan Kasus Penjualan Hutan Negara di Desa Tanjung Irat

0
481

Independennews.com, Lingga — Ketua Forum Pemuda Hinterland (Forphin) Kabupaten Lingga, Siswandi pertanyakan kelanjutan penyelidikan yang di lakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga untuk kasus dugaan penjualan hutan negara yang dilakukan, Kahar, Kades Tanjung Irat non aktif kepada perusahaan pertambangan pasor PT Citra Samarak Sejati (CSS).

Penyelidikan kasus penjualan lahan hutan yang dilakukan kejari lingga sejak Bulan Oktober 2017 tersebut, hingga kini tidak pernah lagi terdengar kelanjutannya.

“Penyelidikan dugaan penjualan lahan negara ini sudah menjadi konsumsi publik sejak digulirkan. Masyarakat tentu berhak tahu apa kelanjutannya,” kata Siswandi, Senin (9/4/18).

Dikatakan, Siswandi, Forum Pemuda Hinterland (Forphin) Kabupaten Lingga
mendukung langkah-langkah Kejari Lingga untuk menuntaskan kasus dugaan penjualan lahan negara ini. Hal ini akan menjadi shok therapi bagi Kades di Kabupaten untuk tidak menjual lahan seenaknya kepada pengusaha.

“Tidak hanya oknum Kades yang menjual, pengusaha yang membeli lahan ini juga harus ikut bertanggung jawab,” ucapnya.

Sampai berita ini diunggah Kejari Lingga, Puji Triasmoro belum dapatĀ  di minta tanggapan terkait hal ini. (suarman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here