Empat Petugas BC Selamat dari ledakan kapal patroli BC 15025

0
1262

 

Kakan Bea dan Cukai Batam, Noegroho, Kabid P2 KPU Batam, Mujeyin, Anang, Yosef, dan Kabid Pengawasan P2 Kanwil DJBC Kepri, R Evie S saat memberi Keterangan pes di Media Centre BC Batam.
Kakan Bea dan Cukai Batam, Noegroho, Kabid P2 KPU Batam, Mujeyin, Anang, Yosef, dan Kabid Pengawasan P2 Kanwil DJBC Kepri, R Evie S saat memberi Keterangan pes di Media Centre BC Batam.

Batam-Kapal Bea dan Cukai Batam dengan nomor lambung 15025 dengan SPP nomor-99/KPU.02/BD.0602/2026 tanggal 28/9/16 J .O. SPB nomor-99/KPU.02/BD.0602/2016 September 2016. Mengalami kebakaran akibat ledakan dari Ruan Mesin.

Berikut penuturan Kepala kantor KPU Bea dan Cukai dalam jumpa pers, Kamis (29/9/16) di Media Center

“Kebakaran terjadi ketika para pahwalan keuangan negara ini hendak melakukan tugas patroli laut yang direncakan sejak tanggal 28 September 2016 sampai dengan 05 Oktober 2016 diwilayah perairan pulau Batam dan sekitarnya.

Sementara itu, dalam kegiatan patroli itu , petugas yang ada dalam kapal yakni Komandan Patroli merangkap nahkoda Muhammad Israni, Mualim I Ahmad Muamal Nasution, Kepala Kamar Mesin Imron Wahyu, Pramubakti Andrie Sudirman.

Berikut Kronologis terjadinya musibah yang menimpa kapal Bea dan Cukai, “Kapal patroli 15025 berangkat dari pangkalan sarana operasi Sekupang Pukul 18.30 Wib setelah dilakukan pengecekan kelayakan kapal. Isi BBM dan Safety jaket yang semuanya dalam kondisi baik dan siap untuk menunjang kegiatan patroli.

Dalam perjalanan melakukan patroli laut diperairan Tanjung Singkuang sekitar pukul 20.30 Wib. Kapal patroli 15025 dengan kecepatan rendah dan kemudian oleh saudara M.Israni tanpa ada tanda apapun sebelumnya tiba tiba ada ledakan di tangki yang berada dibawah ruang kemudi , tiga orang yakni Ahmad Muamal Nasution, Imron Wahyudi dan Andrie Sudirman yang saat itu sedang berdiri persis di atas tangki bahan bakar terpental karena ledakan tapi masih di dalam kapal.

Sedangkan Komandan Patroli Muhammad Israni yang duduk di atas kursi kemudi tidak terpental karena posisi duduk di kursi kemudi. Melihat situasi kondisi yang ada segera ke empat ABK menyelamatkan diri dengan terjun kelaut saat itu kondisi kapal sedang terbakar.

Bahwa Muhammad Israni, Ahmad Muamal Nasution dan Andre Sudirman melompat kelaut dari bagian sisi kanan kapal. Saat itu saudara Muhammad Israni dengan jelas melihat Ahmad Muamal dan Andre Sudirman mengapung di dekatnya kemudian mencari keberadaan saudara Imron Wahyudi dengan memanggil namanya dan bersangkutan mendengar ada jawaban. Selanjutnya saudara Muhammad Israni mencari bantuan untuk penyelamatan dan bertemu dengan nelayan pompon pancung yang kemudian menuju ke lokasi Ahmad Nasution dan Andre Nasution.

Akibat peristiwa ledakan hingga membakar kebahagian badan kapal membuat petugas Bea dan Cukai mengalami luka ringan sedangkan Ahmad Muamal Nasution mengalami patah tulang kaki kanan dan luka bakar di bagian punggung dan Andre sudirman patah tulang di engkel kebawa dan luka bakar.

Mendengar informasi tersebut, Petugas BC dari Kanwil DJBC Kepri, langsung merapat ke perairan Nongsa untuk mencari petugas yang terapung dilaut.

“Setelah dilakukan pencarian para korban ditemukan dan kemudian melarikan para korban ke rumah sakit dari Nongsa pada pukul 24.00 Wib . Semua petugas awak kapal BC 15025 dalam kondisi selamat, saat ini mereka dirawat di rumah Sakit Budi kemuliaan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan intensif.

Sementara Kebakaran kapal BC 15025 berhasil di padamkan sekitar pukul 24.00 Wib dan ditarik ke daerah pantai Tanjung Sengkuang , kondisi kapal sebagian besar mengalami kerusakan akibat terbakar , “demikian disampaikan Kakan Bea dan Cukai Batam, Noegroho didampingi Mujeyin, Yosef N, Anang, dan R Evie S di Media Center KPU Bea. (Gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here