Dugaan Pungli Kegiatan Inspiring Teacher Libatkan Oknum Kepala Sekolah dan KWK

INDEPENDENNEWS.COM | Pemalang – Dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang kembali tercoreng dengan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyusup dalam kegiatan bertajuk Inspiring Teacher. Kegiatan yang digelar pada Selasa (26/8/2025) itu diduga menjadi modus baru pungli di lingkungan pendidikan.

“Modusnya, para kepala sekolah diwajibkan mengoordinir guru-guru di sekolah masing-masing, baik ASN, PPPK, maupun GTT/Wiyata Bhakti. Semua dikondisikan melalui formulir yang dibuat panitia,” ungkap salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya, Selasa (26/8/2025).

Berdasarkan laporan informasi tersebut, tim investigasi menemukan indikasi keterlibatan KS, oknum kepala sekolah di SDN 02 Kebondalem yang juga diketahui sebagai pengurus PKK Kabupaten Pemalang.

Tim investigasi yang dipimpin Rafli, Ketua Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya (Gempar), mengumpulkan sejumlah bukti, mulai dari formulir daftar kegiatan hingga keterangan para saksi. Namun, sangat disayangkan tidak ditemukan satu pun dokumen resmi yang dapat melegitimasi kegiatan tersebut.

“Ya, semua dikondisikan behind the shine alias di balik layar, seolah tidak ada stakeholder resmi yang bertanggung jawab. Tapi faktanya, kegiatan ini berjalan masif sampai sekarang,” tegas Rafli.

Di tengah ketidakpastian yang dihadapi para guru—termasuk tunjangan yang sejak Mei 2025 belum cair—muncul dugaan adanya pihak-pihak yang justru memanfaatkan situasi dengan melakukan pungli.

Rafli menambahkan, hingga berita ini diturunkan, praktik pengondisian pungli masih terus berlangsung, baik melalui grup WhatsApp guru maupun secara langsung di sekolah-sekolah yang dikoordinasi oleh masing-masing kepala sekolah.

“Bahkan tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB, KWK (Koordinator Wilayah Kecamatan) Pemalang kembali mengumpulkan para kepala sekolah. Pertemuan itu bertujuan agar segera menyelesaikan daftar pungli lalu menyetorkannya ke pihak pengepul,” tutup Rafli. (Al Assagaf)

You might also like