dr Bukit : Pasien Hipertensi Urutan Pertama Penyakit Pasien RSUD Dabo

0
297

LINGGA, INDEPENDENNEWS.COM — Berdasarkan data pada Tahun 2019, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dabo, Kabupaten Lingga. Diantara 10 besar penyakit yang di derita pasien, Hipertensi merupakan urutan pertama, kemudian di susul dengan penyakit lainnya.

Menurut keterangan Direktur RSUD Dabo, dr Bukit pada Senin ( 3/2)2020 ) pekan ini mengatakan, diantara penyebab Hipertensi salah satunya adalah dari pola makan, apa lagi Lingga merupakan daerah Interland yang hampir setiap harinya mengonsumsi hasil laut, ini akan berdampak pada Hipertensi.

“Perolehan data Tingginya hipertensi di RSUD Dabo, terlihat dari selama satu tahun, di tahun 2019 lalu, jumlah pengunjung di RSUD sebanyak 9.123

“Sedangkan dari jumlah kunjungan tersebut diketahui, kasus penyakit di dominasi Hipertensi yang disusul dengan penyakit lainnya seperti diabetes, jantung, asma, demam, mah, infeksi saluran pernafasan, teroid dan lainnya.

“Selama 2019, jumlah pasien rujukan yang tidak dapat ditangani karena tidak tersedianya pasilitas, ataupun dokter yang menanganinya, sebanyak 105 pasien di rujuk, dan rawat inaf 2434 pasien.

“Sebagai pembanding angka kunjungan pada tahun 2019 mengalami penurunan sedikit dari data pada tahun 2018, dengan jumlah pengunjung selama setahun berjumlah 9972 pengunjung, dan rawat inaf sebanyak 2348

Dalam kurun waktu dua tahun yakni 2017 -2018 jumlah angka pengunjung lebih banyak, dari tahun 2019. Kata dr Bukit, pada saat itu pasien masih dilayani dengan Jamkesda ( Jaminan Kesehatan Masyarakat ) hampir semua masyarakat kabupaten Lingga memiliki kartu Jaminan Kesehatan Lingga Terbilang ( JKLT )

” Jadi masyarakat lebih mudah untuk berobat, tidak terikat dengan berbagai aturan” kata dr Bukit

Sedangkan sebagai bentuk upaya upaya penekanan bagi kesehatan dan rujukan, RSUD Dabo melakukan kerja sama berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lingga dengan menyurati Badan Pengembangan Pemberdayaan sumber daya Manusia Kementerian Kesehatan dalam Programnya pendaya gunaan dokter spesialis.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lingga sendiri dalam peningkatan kualitas di bidang kesehatan telah menandatangani MoU antara Dinkes Lingga dengan UGM, juga merekrut tenaga medis baru dengan membuka peluang bidang ilmu Farmasi dalam Tes CPNS untuk memenuhi kekurangan kekurangan tenaga medis Rumah Sakit.” Terang dr Bukit ( juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here