Disperindagkop Lingga Akan Lakukan Langsung Tera Timbangan Lindungi Konsumen, Kadisperindagkop : Datangkan PAD

0
170
Foto : Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop & Umkm Kabupaten Lingga, Razwin Abdullah

INDEPENDENNEWS.COM, LINGGA -‘ Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, pada tahun 2021 ini, tidak lagi harus menunggu Dinas Provinsi Kepri dalam hal Kir Timbangan untuk perlindungi konsumen dari kerugian hasil barang pembelian.

Kini Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah sudah bisa melakukannya sendiri karena sudah di serahkan Dinas provinsi untuk mengelola sendiri.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop & Umkm Kabupaten Lingga, Razwin. Abdullah di ruang kerjanya Selasa (16/2/2021) mengatakan, bahwa pihaknya telah diberikan kewenangan oleh Disperindag Provinsi Kepri untuk mengelola sendiri kir timbangan untuk perlindungan konsumen.

“Kita sudah bisa melaksanakan kir timbangan sendiri untuk melindungi konsumen, artinya konsumen sudah dapat memastikan berat barang yang di beli secara pasti nantinya, karena timbangannya sudah di kir oleh petugas,” ujar Razwin

Program metrologi legal atau yang lebih dikenal dengan nama Kir Timbangan ini menguntungkan ke dua belah pihak baik penjual maupun pembeli, karena ukurannya pas, selain itu juga dari program ini Pemerintah daerah Kabupaten Lingga juga diuntungkankan dikarenakan hasilnya dapat mendatangkan PAD.

” Mudah mudahan dalam waktu dekat ini kita sudah bisa eksen jemput bola di 13 kecamatan di kawasan Kabupaten Lingga,” katanya

Razwin menjelaskan metrologi legal adalah metrologi yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran dan alat-alat ukur, yang menyangkut persyaratan teknik dan peraturan berdasarkan undang-undang bertujuan melindungi kepentingan umum dalam hal pengukuran.

“Tera ulang ialah hal menandai berkala dengan tanda-tanda tera sah atau tera batal yang berlaku atau memberikan keterangan-keterangan tertulis yang bertanda tera sah atau tera batal yang berlaku, dilakukan oleh pegawai-pegawai yang berhak melakukannya berdasarkan pengujian yang dijalankan atas alat-alat ukur, takar. (juhari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here