IndependenNews.com, Aceh Utara | Kondisi sebuah rumah warga milik Aminah dan Zainabon di daerah Gampong Lhok Setujui Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Provinsi Aceh, sangat memperihatinkan, pasalnya Aminah dan Zainabon saat ini menempati rumah tidak layak huni dengan kondisi dinding dan lantai rumah yang terbuat dari kayu yang sudah lapuk dan kondisi atap rumah juga bocor.
Rumah Aminah viral dimedia sosial group Whatssaap, dalam videoa yang diungah anggota grup, tampak seorang perempuan bernama Aminah sebagai pemilik rumah duduk di depan pintu rumah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain dinding lapuk dan berlubang juga atap rumah Aminah bocor.
Informasi yang dihimpun awak media ini dari warga Desa yang namanya diminta untuk tidak dipublikasikan, pada sabtu (3/2/2024) mengatakan Rumah Aminah terbuat dari kayu sudah berusia puluhan tahun sehingga seluruh dinding yang terbuat dari kayu dan lantai rumah sudah lapuk dan berlobang dimakan rayab, selain itu atap rumah aminah juga sudah dalam kondisi bocor.
Melihat kondisi rumah aminah yang sudah tidak layah huni, kata warga, Rumah Aminah sangat layak mendapatkan bantuan rehab rumah dari pemerintah. Namun rumah Aminah hingga saat ini belum memperoleh bantuan pemerintah tersebut.
“Saya dengar dari Aminah Sudah puluhan kali diajukan kepada GAmpong, tetapi kami heran hingga saat ini belum pernah mendapatkan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni tersebut, jika hujan turun mereka sudah pasti kehujanan akibat atap rumah bocor,”ujarnya
Sementara, sambungnya, kita selalu melihat di sejumlah media online bahwa program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Kementerian Sosial terus bergulir, tetapi sangat disayangkan hal itu tidak menyentuh rumah Aminah.
“Jika kondisi rumah seperti ini juga tidak mendapatkan bantuan, lalu sepertii apa rumah yang bisa menerima bantuan rehab rumah,” cetus warga bertanya dengan nada kesal
Sementara itu, Geuchik Gampong Lhok Seutuy kecamatan Baktiya, saat dikonfirmasi terkait perihal rumah warganya yang kondisinya tidak layak huni tersebut sepertinya enggan berbicara pasalnya konfirmasi yang dikirimkan lewat aplikasi whatssap terlihat centang biru namum belum ada tanggapannya.
Selain itu, Awak media ini juga mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Arafat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Utara, tetapi juga belum membalas konfirmasi yang dikirimkan lewat aplikasi whatssap nya.
Hingga berita ini diunggah belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi.(man)