Independennews.com | Bintan – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan program Kelembagaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih se-Indonesia. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa melalui penguatan koperasi berbasis komunitas. Peluncuran ini mengusung tagline nasional: “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.”
Peluncuran Kopdes Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi di setiap desa dan kelurahan. Momen bersejarah ini juga disejalankan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang jatuh pada tahun 2025.
Di Provinsi Kepulauan Riau, peluncuran ini dipusatkan secara virtual dari Kopdes Merah Putih Kuala Sempang, Kabupaten Bintan. Desa ini dipilih bukan tanpa alasan. Dari total 80.081 Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia, hanya 113 unit yang dijadikan mock-up atau proyek percontohan nasional, dan Kuala Sempang menjadi satu-satunya perwakilan dari Kepri.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang hadir mendampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas ditunjuknya Kuala Sempang sebagai model nasional. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mengembangkan seluruh koperasi desa yang ada.
“Pertama, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden atas gagasan luar biasa ini. Alhamdulillah, Kuala Sempang terpilih sebagai percontohan nasional Kopdes Merah Putih untuk wilayah Kepri. Ini bukan akhir, justru menjadi awal komitmen kami untuk memaksimalkan potensi dari 51 Kopdes Merah Putih yang tersebar di Bintan,” ujar Roby, usai peluncuran, Senin (21/07).
Kopdes Merah Putih Kuala Sempang berlokasi di kawasan Taman Rekreasi Desa Kuala Sempang, tepat di sisi kiri Jembatan Busung dari arah Tanjung Uban menuju Tanjungpinang. Saat ini, koperasi tersebut telah menjalankan berbagai unit usaha, seperti gerai sembako, distribusi gas elpiji, penjualan pupuk bersubsidi, simpan pinjam, dan layanan ekonomi lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan bahwa keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha. Menurutnya, koperasi desa bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal jika dikelola secara serius dan profesional.
Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi Satgas Kopdes Merah Putih, yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga lintas sektor, seperti: Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Desa, Kementerian Keuangan, Kemendagri, KKP, Kemenkes, Kementan, Kemenkumham, Bappenas, Kemensos, Kementerian BUMN, Kominfo, serta Badan Pangan Nasional, Badan Gizi Nasional, BPKP, para Gubernur, dan Bupati/Wali Kota.
Tak hanya itu, program ini juga menggandeng sejumlah BUMN strategis sebagai mitra, di antaranya: PT Pupuk Indonesia, PT Pertamina, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Syariah Indonesia, Pos Indonesia, Telkom Indonesia, InJourney, ID FOOD, dan Bulog.
Program Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi model pembangunan ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh wilayah Indonesia.
(*)