Diduga Dinas Kominfo Tidak Transparan Terkait Anggaran Publikasi HUT Pemkab Pemalang Ke 450, Terkesan Tebang Pilih!

Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Pemalang

Indenpendennews.com|Pemalang – Dalam rangka menyambut hari jadi/HUT Kabupaten Pemalang Ke 450, Tahun 2025, sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sangat kecewa, serta menyayangkan kinerja Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang. Pasalnya, diduga ada kesan tebang pilih dari pihak Diskominfo Kabupaten Pemalang soal pemberian iklan/ucapan hari jadi kota ikhlas tersebut kepada para wartawan.

Menurut Mas All, bahwa tugas Kominfo, disampaikan, salah satunya adalah menjalin sinergitas hubungan untuk semua media yang tidak hanya segelintir saja, sehingga menimbulkan kontroversi dan terkesan tebang pilih dalam mengambil kebijakan.

“Dengan dasar alasan apapun, tentunya itu tidak dibenarkan, bahkan justru akan menjadi boomerang dan mungkin tanpa disadari kelak akan menjadi gesekan antara awak media, dengan Dinas Kominfo sendiri soal publikasi pemberitaan,” ucapnya.

Lanjut dikatakan oleh wartawan Independennews.com yang juga selaku pengurus Forum Perkumpulan Wartawan Peduli Sosial Pemalang, pihak Dinas Kominfo memang mempunyai hak untuk memploting media, media yang biasa aktif bertugas melakukan peliputan serta mempublikasikan kegiatan Pemerintah Kabupaten Pemalang dan perlu diundang, atau memberikan iklan hanya kepada beberapa media saja.

Akan tetapi, apabila anggaran tersebut untuk ploting list publikasi media/iklan yang bersumber dari APBD, berapa besaran anggaran APBD Kabupaten Pemalang untuk ploting atau pengaplingan media tahun 2024 maupun pada tahun – tahun sebelumnya. Tentunya kami berhak dan perlu mempertanyakan.

“Soal harga iklan/ucapan HUT Kabupaten Pemalang yang ke 450, tahun 2025, terkesan sembunyi – sembunyi, tidak ada pemberitahuan kepada kami para insan pers, yang bertugas disini (Kabupaten Pemalang,” beber Mas All saat bincang santai bersama sejumlah awak media di salah satu kantor redaksi Media Online yang berada di Perum KBA Pemalang, Kamis (31/1/20225).

“Tidak ada pemberitahuan dari pihak Diskominfo terkait iklan hari jadi. Bahkan yang mirisnya lagi, ada kesan tebang pilih. Masa ada yang di hargai Rp. 1 juta rupiah, dan ada yang dihargai Rp. 600 ribu rupiah tiap media. Tentu ini sangat menyinggung perasaan kami,” lanjutnya.

Masih menurut Mas All, kalau pihak Diskominfo Pemalang terbatas dalam anggaran, mending tidak usah ada iklan saja semua, jadi adil. Perlu diketahui bersama, bahwa di Kabupaten Pemalang ini ada ratusan insan pers, baik dari media elektronik, media cetak dan media online. Seharusnya pembagian dana publikasi/dana iklan harus transparan dan biar di ketahui semua insan pers yang ada.

“Diduga, dana publikasi terkesan hanya diperuntukkan kelompok/media tertentu saja, seperti contoh diduga ada kegiatan Media Gathering dari pihak Diskominfo Pemalang hanya dengan beberapa oknum wartawan dari media tertentu saja pada tahun lalu. Hal ini tentu perlakuan yang tidak mengenakkan bagi sejumlah insan pers yang bertugas di Kabupaten Pemalang,” jelas Mas All.

Lebih lanjut dikatakan oleh Mas All, bahwa kekecewaannya bukan tanpa dasar, serta bukan hanya sekedar mewakili dirinya sendiri, namun ia mengaku mewakili beberapa insan pers. Kesan tebang pilih terjawab saat dirinya mendapatkan pesan singkat dari salah satu Staf Diskominfo, bahwa iklan atau ucapan HUT Kabupaten Pemalang senilai Rp. 600 ribu di potong pajak. Menurut staf Diskominfo tersebut, pembayaran senilai Rp 600 ribu, lantaran beberapa media masih baru bergabung/baru bermitra.

“Terkait pembedaan harga, kalau media yang baru/media baru gabung di Kominfo semua dapet 600 ribu. Itu berdasarkan kebijakan pimpinan,” kata salah satu staff Diskominfo Pemalang melalui pesan singkat, Kamis (31/1/2025).

Jawaban dari staff Diskominfo tentu membuat heran sejumlah insan pers terkait perbedaan harga publikasi HUT Pemkab.

“Tentu ini sangat rawan menimbulkan pro kontra dan menimbulkan kecemburuan antar sesama awak media,” cetus Mas All.

Hal senada juga diungkapkan beberapa narasumber terpercaya atau oleh beberapa awak media lain, “Saya juga sudah ajukan iklan/ucapan HUT Kabupaten Pemalang, itupun kata salah satu teman bang, karena tidak tau informasi itu. Dan tadi saya sudah lengkapi berkasnya (berkas sudah diantar ke kantor Radio Widuri),” ujarnya.

“Informasinya sih iklan/ucapan HUT Kabupaten Pemalang, kita dihargai Rp. 600 ribu, karena masih media baru,” tambahnya. (Al As & Tim)

You might also like