Departemen BK FIP UNP dan Kulliyyah of Education IIUM Berkolaborasi: Perkuat Konseling Lintas Budaya Menuju Generasi Global Citizen

Independennews.com | Padang – Departemen Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (BK FIP UNP) menjalin kolaborasi strategis dengan Kulliyyah of Education International Islamic University Malaysia (IIUM) melalui penyelenggaraan Seminar dan Workshop Internasional bertema “Optimalisasi Pelayanan Konseling Lintas Budaya Menuju Global Citizen Generation”, Senin (3 Maret 2025), bertempat di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan UNP.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari kalangan dosen, mahasiswa, serta guru Bimbingan dan Konseling tingkat SMP dan SMA se-Sumatera Barat. Pihak IIUM juga turut mengirimkan dosen dan mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Nusantara Sharing 2025, sekaligus menandai penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Departemen BK FIP UNP dan Kulliyyah of Education IIUM, yang akan menjadi fondasi kolaborasi akademik dan profesional lebih lanjut antara kedua institusi.

Mewakili Dekan FIP UNP, kegiatan seminar dan workshop dibuka secara resmi oleh Dr. Zadrian Ardi, M.Pd., Kons., selaku Kepala Departemen BK FIP UNP. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membekali konselor dengan pemahaman lintas budaya dan kompetensi global untuk menghadapi tantangan psikososial masyarakat modern.

“Kolaborasi ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan layanan konseling yang inklusif, humanis, dan relevan secara global,” tegasnya.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari dua institusi ternama:

  1. Assoc. Prof. Dr. Haniza Rais (IIUM) dengan materi “Humanizing Mental Health Professionals” – membahas pentingnya pendekatan berbasis kasih sayang dan empati dalam praktik kesehatan mental, terutama dalam konteks budaya majemuk.
  2. Assoc. Prof. Dr. Siti Rafiah Abd Hamid (IIUM) menyampaikan topik “Efektivitas Modul Pengelolaan Emosi (EBiM) untuk Anak Autisme Fungsi Tinggi (ASD)” – yang mengulas pendekatan strategis dalam membantu anak-anak ASD mengelola emosi secara efektif.
  3. Prof. Dr. Yeni Karneli, M.Pd., Kons. (BK FIP UNP) memaparkan “Implementasi Model Konseling KREIN-MKP untuk Generasi Global Citizen” – sebuah model konseling inovatif untuk memperkuat kapasitas konselor dalam menghadapi peserta didik dari berbagai latar budaya.

Seminar ini menjadi wadah pertukaran ilmu dan praktik terbaik dalam layanan konseling lintas budaya, sekaligus memperluas wawasan peserta terhadap model-model intervensi yang efektif di era globalisasi.

Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta atas partisipasi aktif yang diberikan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan jangka panjang dalam bentuk seminar, riset bersama, dan pengembangan profesional lainnya antara BK FIP UNP dan IIUM.

(Dioni)

You might also like