Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Nur Rochmad Tegaskan Proses Penindakan Tetap Berlanjut

0
60

INDEPENDENNEWS.COM, ANAMBAS –Penangkapan kapal milik PT. Pulau Bawah di Kabupaten Kepulauan Anambas diduga melakukan pelanggaran pelayaran dengan tidak membawa dokumen sah. Kapal tersebut berisi muatan atau manifes berupa minuman beralkohol.

Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Nur Rochmad dalam keterangan pers nya l membenarkan adanya penindakan terhadap kapal kargo milik PT. Pulau Bawah.

“ Ya benar, pihak Lanal Tarempa telah mengamankan sebuah Kapal bernama KM. Konservasi yang diduga telah melakukan pelanggaran yaitu berlayar dengan tidak dilengkapi SPB (Surat Persetujuan Berlayar) serta dokumen sah diatas kapal. Serta membawa muatan minuman beralkohol tidak dilengkapi manifes muatan kapal,”katanya

Dikatakan Rochmad, Proses penindakan tersebut akan tetap berlanjut hingga ke proses hukum. Diketahui dalam perkara ini pihak Lanal Tarempa telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa.

“SPDP sudah kita sampaikan ke Kejaksaan sebulan yang lalu. Saat ini kita sedang menunggu keterangan saksi ahli dalam perkara ini,” tambahnya.

Kronologi penangkapan terjadi pada tanggal 8 Agustus 2019 lalu saat kapal Lanal Tarempa KAL Baruk sedang berpatroli di sekitar laut Tanjung Pedas Tarempa.

Sementara ini diketahui 1 orang telah ditetapkan sebagai tersangka berinisial H (35).

“Nakhodanya ditetapkan sebagai tersangka warga Telagak. Tersangka dikenakan pasal 323 ayat (1) UU No. 17 Tahun 2008 tentang pelayaran dimana ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 600 juta. Saat ini kapalnya sudah kita tahan menunggu proses pelimpahan ke Kejaksaan,” ucapnya. (Az)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.