Cik Wan Efendi Merasa Dirugikan Oleh Pihak BPN Sarolangun

0
1054

Sarolangun, Independennews.com — Pembuatan sertifikat pada lahan pribadi milik warga hingga kini belum bisa diserfikatkan oleh pihak BPN, padahal lahan yang akan disertifikatkan telah disahkan oleh kepala Desa Bukit Tigo dan telah dibayarkan dana pembuatan sertifikat pada setahun yang lalu.

Cik Wan Efendi pemilik lahan yang akan mengsertifikatkan lahannya kepada Independennews.com menuturkan, bahwa pendaftaran kepada BPN telah dilakukan dan telah juga ia bayar, namun pihak dari BPN belum bisa menerbitkan sertifikat tanah miliknya karena masih ada yang orang yang mengaku lahan tersebut miliknya.

“Kita sudah mendaftarkan langsung ke BPN pada 23/januari/2017 yang lalu untuk membuat sertifikat terhadap lahan itu, namun pihak dari BPN belum mau mengeluarkan atas dasar masih ada yang mengaku lahan tersebut miliknya,” jelas Cik Wan.

Lanjut Cik Wan, BPN belum bisa menerbitkan sertifikat karena harus ada mediasi kepada kedua belah pihak yakni penyanggah dan tersanggah.

“Meskipun sebelumnya pernah dilakukan mediasi di kantor BPN, tapi mesih menuai kebuntuan atau belum ada titik terang, ” ujarnya

Sementara, seorang aktivis dari Lembaga Mawar Berduri Indonesia Martin Saragih mengatakan, bahwa saudara pemilik lahan telah benar dan mengikuti aturan dan tersanggah sudah berhak menuntut BPN atas haknya untuk Pembuatan sertifikat.

“Kalau pemilik lahan atau tersanggah sudah benar dan mengikuti aturan, seharusnya BPN itu harus segera mengeluarkan sertifikat yang telah didaftarnya ke BPN, sebab dari setiap perbatasan lahan miliknya telah mengasahkan lahan itu milik dari saudara Cik Wan, ” Kata Martin.

Martin juga mengatakan, dalam aturan penyanggah itu benar itu haknya penyanggah, tapi mempunyai jangka waktu yang telah ditentukan sesuai dengan putusan MA.

“Kalau dalam aturan, penyanggah itu ada benarnya, tapi ada jangka waktunya dalam melakukan penyanggahan dalam putusan MA, dan sertifikat yang telah dikeluarkan BPN dengan No. 1342 atas nama Mukhtar Lubis dalam surat ukur BPN itu telah tercantum berbatasan langsung dengan Cik Wan Efendi, jadi mau apalagi BPN, ” tegas Martin.(Darliyanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here