Bupati Asahan Resmikan Desa Taman Sari Kampung Tangguh Berbasis Mikro

0
174

 

INDEPENDENNEWS.COM, ASAHAN – Bupati Asahan meresmikan Desa Taman Sari  sebagai Kampung Tangguh berbasis Mikro,. Dengan diresmikannya kampung tangguh ini diharapkan bisa meminimalisir penyebaran atau penularan Covid-19.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Asahan diwakili Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani, SH, Dandim 0208 (Mewakili), Ketua TP.PKK Kabupaten Asahan Ny Titiek Sugiharti Surya, dan sejumlah OPD, Jumat (05/03/2001).

Selanjutnya, Wakapolres Kompol Sri Juliani,SH juga berharap dengan adanya Kampung Tangguh ini, bisa memberi contoh dan mengajak masyarakat untuk patuh memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan masyarakat bisa tertib dengan prokes Covid-19, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

“Dengan diresmikannya kampung tangguh ini menjadi penambah semangat bagi warga masyarakat Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandring untuk melawan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Dikesempatan ini Kepdes Taman Sari Arfian Simatupang, selaku ketua Kampung Tangguh berbasis mikro dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dijadikannya Desa Taman Sari Menjadi Kampung Tangguh Berbasis Mikro yang diresmikan pada hari ini.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami warga Desa Taman Sari yang telah dipercaya menjadi kampung tangguh berbasis mikro, dengan diresmikannya kampung tangguh ini, harapan kami masyarakat semakin patuh terhadap disiplin prokes Covid-19,” imbuhnya.

“Kampung Tangguh berbasis mikro yang diresmikan pada hari ini merupakan binaan dari Kapolres Asahan yang wajib kita dukung bersama karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Khususnya masyarakat Desa Taman Sari dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19” kata Bupati mengawali Sambutannya.

Selanjutnya, Bupati mengatakan pembentukan Desa Tangguh merupakan salah satu upaya penanganan Covid 19 hingga ke level mikro, keberadaan Desa Tangguh merupakan Inovasi yang dapat menjadi penguatan penanganan Covid 19 oleh pusat dan daerah yang terdesentralisasi hingga ke tingkat mikro melalui posko ditingkat Desa dan Kelurahan, Semua dilibatkan tak terkecuali masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam inovasi ini.

“Desa sebagai satuan Pemerintahan terkecil tentu harus melakukan gerakan antisipatif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19, dengan melibatkan seluruh komponen Masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa posko ditingkat desa perlu dibentuk dengan fungsi Mengkoordinasikan, Mengendalikan, Memantau, Mengevaluasi serta Mengeksekusi Penanganan Covid 19 dan mengingatkan bagaimana pentingnya penerapan Protokol Kesehatan.

Mengakhiri sambutannya Bupati mengharapkan Desa Taman Sari dapat menjadi desa yang tangguh dalam penanganan Covid 19 dan tangguh dalam penanganan kesehatan serta tangguh dalam penanganan Kamtibmas di wilayahnya, dikesempatan ini Bupati menyerahkan Bibit Jahe kepada masyarakat Desa Taman Sari.
(S.S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here